Posts

Entri Utama

Letak dan Posisi Geografis Negara-negara ASEAN

Letak dan Posisi Geografis Negara-negara ASEAN
ASEAN merupakan singkatan dari Association of South East Asian Nations merupakan organisasi negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Dibentuk berdasarkan Deklarasi Bangkok yang ditandatangani oleh utusan para menteri luar negeri lima negara pendiri Asean, pada tanggal 8 Agustus 1967.

Kelima menteri luar negeri itu adalah Adam Malik (Indonesia), Narsisco Ramos (Filfina), Tun Abdul Razak (Malaysia), S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand).

Di awal pembentukan, ASEAN beranggotakan lima negara anggota, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Filifina. Kemudian bertambah lima negara anggota lagi dari Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja. Jadi keseluruhan anggota ASEAN berjumlah sepuluh negara anggota hingga saat ini.

Ada beberapa kondisi yang mendorong terbentuknya organisasi kerja sama ini, yakni adanya beberapa kesamaan dan perbedaan karekteristik fisik dan sosial yang dimiliki oleh setiap negara a…

Teungku Muhammad Daud Beureueh

Beureueh, Sigli, 1900 Banda Aceh, 10 Juni 1987). Ulama, pejuang kemerdekaan, dan pemimpin pemberontak rakyat Aceh terhadap pemerintah RI pada zaman Orde Lama.


Nama Kecilnya Muhammad Daud. Tambahan “Beureueh” di belakang namanya menunjukkan desa tempat kelahirannya, Beureueh, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie.

Di depan namanya sering ditambahkan “Teungku” yang bagi masyarakat Aceh merupakan gelar khusus untuk ulama.

Sungguhpun tidak pernah masuk sekolah formal, Daud Beureueh tidak buta huruf Latin. Pada tahun 1931, ia mendirikan Madrasah Sa’adah Adabiyah di Sigli.

Teungku Muhammad Daud Beureueh dikenal sebagai ulama yang berpendirian tegas. Ia sering berbeda pendapat dengan penguasa, terutama tentang pemerintahan dan agama.

Ia sangat anti komunis yang dipandangnya sebagai musuh Islam, Karena itu, umat Islam Aceh diperintahnya supaya menjauhkan diri dari PKI ketika organisasi itu mulai berkembang di sana,

Pada tahun 1939, di Aceh, didirikan PUSA (Persatuan Ulama Seluruh Aceh), Teungku …

Perubahan Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Barat

Perubahan Masyarkat Indonesia Pada Masa Penjajahan Barat
Sebagaimana kita ketahui, sejak portugis menginjakkan kaki mereka di Malaka dan tanah Maluku, sejak itu pula bangsa Barat berlomba-lomba dan bergantian menancapkan pegaruhnya dengan menjajah bangsa Indonesia.
Bangsa-bangsa Barat yang sempat dan pernah menjajah nusantara adalah:

Portugis

Penjajah bangsa Barat ini datang di bawah pimpinan Alfonso d’Albuquerque dan barhasil menguasai Malaka pada tahun 1511. Kemudian Francisco Serrao tahun 1512 berhasi mencapai pulau Hitu (sebelah utara Ambon).

Pada tahun 1522, Portugis mengadakan persekutuan dengan Ternate. Belakangan mereka berperang karena Portugis melakukan pengkristenan di Ternate.

Akibatnya tahun 1575 bangsa Portugis terusir dari Ternate dan kemudia pindah ke Tidore dan mendirikan benteng di sana pada tahun 1578. Dan kemudian terusir lagi dan menancapkan kekuasaannya di Timor Leste.

Spanyol

Pada tahun 1521. Yuan Sebastian del Cano bersama dua kapal ekspedisi tiba di Maluku. Di …

KEMERDEKAAN SEBAGAI MODAL PEMBANGUNAN

Kemerdekaan Sebagai Modal Sosial dalam Pembangunan
Mengapa kemerdekaan menjadi modal sosial yang sangat penting dalam pembangunan yang dilakukan oleh suatu negara?

Karena bangsa yang terbebas dari cengkeraman penjajah, akan menjadi negara yang mampu menata dan mengatur dirinya sendiri menuju ke arah penghidupan yang lebih baik, berkembang dan akhirnya menjadi bangsa dan negara yang maju dan disegani oleh negara-negara lain.

Rakyat dari negara yang merdeka akan lebih leluasa menyuarakan pendapat, mengemukakan ide dan menentukan para pemimpinnya sendiri. Kemudian melalui para pemimpin ini, negara akan menentukan ideologi negara, merancang dan menyusun undang-undang, lambang dan simbol negara, bendera nasional, bahasa persatuan, militer, lagu kebangsaan dan menentukan arah serta kebijakan perekonomian nasional, akhirnya sejajar dengan negara-negara lainnya yang telah merdeka.

Hal ini mengingatkan kita kepada upaya keras yang dilakukan oleh para tokoh pendiri negara Indonesia pada masa m…

Fungsi dan Peran Kelembagaan dalam Mengelola Keragaman Sosial Budaya untuk Pembangunan Nasional

Fungsi dan Peran Kelembagaan dalam Mengelola Keragaman Sosial Budaya untuk Pembangunan Nasional
Keragaman sosial budaya merupakan aset yang sangat penting untuk pembangunan nasional karena itu pemerintah harus mampu mengelola kekayaan sosial budaya ini secara maksimal dengan melibatkan semua komponen masyarakat yang bersentuhan langsung dengan budaya (culture) setempat untuk meningkatkan kesejahteraan umum.

Agar pengelolaan ini dapat dilakukan dengan baik maka diperlukan sebuah kelembagaan yang memenej dan mewadahi keragaman sosial budaya tersebut.

Fungsi dan peran kelembagaan ini sudah mulai berjalan dengan baik. Di beberapa tempat di Indonesia, pemerintah daerah sering mementaskan beberapa atraksi budaya daerah, sebagai salah satu upaya mengembangkan budaya-budaya setempat.

Di sisi lain atraksi budaya ini sekaligus merupakan promosi wisata untuk menarik orang berkunjung ke tempat tersebut. Orang-orang asing banyak datang ke seluruh daerah di Indonesia selain alasan ke…

5 Manfaat Bermain Diluar Ruangan

Sebagian besar dari anak-anak pada hari ini asyik bermain di dalam ruangan atau di rumah dengan tablet dan video game. Mereka sangat senang dan sangat menikmati kedua permainan ini, sehingga mereka tidak mau, atau mungkin lupa untuk melibatkan diri dalam permainan di luar ruangan bersama teman-teman sebaya.

Tahukah anda, jika anda sebagai orang tua menemukan anak anda seperti ini, berhati-hatilah dan sama sekali hal tersebut tidak bisa dibiarkan berlanjut.

Anak-anak harus bermain di luar, ini akan membuat mereka lincah dan bersemangat. Biarkanlah putra putri anda bermain dengan teman-teman sebaya di luar, anda akan melihat mereka merasa berjiwa bebas dan sehat.

Kendala utama yang dirasakan anak pada waktu ini adalah rutinitas yang membuat anak merasa terjebak di antara sekolah dan kegiatan ekstra kurikuler, ditambah dari sikap defensif orang tua terhadap anak-anak mereka. Sikap defensif ini timbul karena keinginan kedua orang tua melindungi anak-anaknya dari luka dan…