Posts

Langkah-langkah Menetapkan Harga

Banyak sisi yang harus diamati oleh menejemen dalam menentukan harga barang hasil produknya, agar barang yang ditawarkan tidak menemui kegagalan dipasaran. Di sinilah barangkali tempat pentingnya riset pemasaran harus dilakukan oleh perusahaan. Tetapi pada umumnya menejemen biasanya menggunakan prosedur atau langkah-langkah menetapkan harga di bawah ini, bila tujuan penetapan harga sudah ditentukan.
Langkah pertama melakukan estimasi permintaan.
Yaitu memperkirakan permintaan terhadap barang yang ditawarkan secara keseluruhan. Untuk produk baru hal ini lebih sulit dilakukan daripada barang lama yang sudah ada dipasaran. Hal yang dapat dilakukan dalam mengestimasi permintaan terhadap barang ini adalah dengan cara menentukan harga yang diharapkan dapat diterima oleh konsumen. Misalnya membuat ancar-ancar harga, dari harga Rp. 1000 – Rp. 1500 untuk menguji sampai titik harga ke berapa barang itu dapat diterima secara luas oleh konsumen.
Di samping itu, estimasi dapat juga dilak…

Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi Konsumsi?

Tentu kalian tahu bahwa setiap orang dalam membeli barang konsumsi ada alasan (motif) tersendiri yang mendorongnya. Motif pembelian yang dilakukan konsumen ini beragam dan jenis barang yang dipenuhi pun berbagai macam pula. Banyak faktor yang mempengaruhi konsumsi ini, di antaranya adalah penghasilan, geografis tempat tinggal, dan pendidikan.
Secara singkat saya akan menguraikan ketiga faktor tadi yang mempengaruhi konsumsi.
1. Penghasilan atau tingkat kekayaan
Penghasilan merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi pola pembelian yang dilakukan oleh konsumen. Orang kaya, orang setengah kaya, dan orang miskin walaupun memiliki kebutuhan yang sama akan barang dan jasa, tetapi dalam pemenuhannya berbeda pada jumlah dan kualitas barang yang dikonsumsi. Di samping itu orang kaya dapat memenuhi kebutuhan yang lebih banyak jenisnya, yang tidak dapat dipenuhi oleh level di bawahnya. Seringkali faktor tingkat penghasilan ini mendorong pola konsumsi yang lain, yaitu konsumsi berdasarkan…

Konsumsi Memakai Menikmati

Judulnya mungkin sedikit mengada-ada atau mungkin dianggap berlebihan, tiga kata dengan pengertian yang sama dirangkai dalam satu kalimat. Tapi judul ini (konsumsimemakaimenikmati) memang sengaja saya pilih dengan maksud supaya pembahasan yang akan saya sampaikan mudah untuk diingat dan dipahami, mengingat materi ini saya tujukan untuk anak usia sekolah menengah pertama.
Konsumsi
Seorang ibu pergi ke toko pakaian membeli baju baru untuk anak gadisnya. Kemudian si ibu pulang dan memberikan baju itu kepada anaknya. Remaja putri itu begitu senang lalu mengenakan baju tersebut. Si Aunul lain lagi, dia begitu menikmati bakso pemberian ibunya.
Dari contoh di atas, maka kata-kata seperti membeli, memakai atau mengenakan, makan dan menikmati adalah kata lain dari kata konsumsi. Yaitu mengkonsumsi sesuatu untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan. Masih dari contoh tadi, sifat dari barang yang dikonsumsi tersebut dibedakan atas barang langsung habis, makanan misalnya dan barang yang …

Membangun Perekonomian Indonesia

Membangun Perekonomian Indonesia - Indonesia berpeluang menjadi pemimpin kawasan Asia melalui konsep local economic principle (prinsip ekonomi lokal). Konsep ini berupa pengembangan sektor Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM). Kedua sektor ekonomi menginspirasi Indonesia sejak tahun 1660 ketika Robert Norn menerapkan prinsip koperasi. Kenyataannya, prinsip koperasi sesuai dengan kebijakan lokal Indonesia. Negara ini menemukan konsep ekonomi yang bervariasi sebagai akibat penjajahan dari negara asing.
Sudah sewajarnya Indonesia menganut sistem koperasi sebagai alat untuk mengukur dan membangun perekonomian nasional. Konsep koperasi juga memberikan hak suara kepada setiap anggotanya dalam rapat. Prinsip ini jelas berbeda dengan nilai liberal yang dianut oleh World Trade Organization (WTO). Pada organisasi ini negara-negara superpower menentukan nasib perekonomian dunia secara tertutup dan politis. Akibatnya, negara-negara berkembang seolah hanya sebagai penonton dalam perdagangan du…

Reaksi Konsumen Terhadap Harga

Harga seringkali dijadikan patokan bagi konsumen untuk menentukan kualitas sebuah barang. Semakin tinggi harganya maka semakin baik dan bermutu barang tersebut. Begitu pula sebaliknya, semakin murah barang tersebut maka konsumen lebih cenderung menganggap kualitas barang tersebut rendah. Tentu saja kecenderungan ini tidak berlaku untuk semua barang, tapi lebih kepada harga-harga barang tahan lama, elektronik umpamanya.

Inilah reaksi yang sering ditunjukkan konsumen jika dihadapkan pada pilihan dua atau lebih jenis barang yang memiliki fungsi yang sama. Acuan pertama yang dijadikan patokan adalah harga, dan yang lebih mahal-lah yang kerap kali menjadi pilihan, karena anggapan harga tinggi sama dengan kualitas tinggi.

Di samping sebagai penentu kualitas, Harga juga biasanya dijadikan sebagai penentu nilai barang.
Mungkin imej ini lebih banyak ditujukan untuk gengsi (status sosial) seseorang dalam memakai barang produksi. Orang-orang kaya lebih suka membeli barang yang berkel…

Kebijakan Jepang Pada Bidang Sosial

Kebijakan Jepang yang cukup penting pada bidang sosial adalah pembagian kelas masyarakat seperti jaman Belanda. Tapi yang membedakan keduanya adalah Belanda menempatkan warga Cina yang ada di Indonesia setingkat lebih tinggi dari warga pribumi, sekalipun keluarga kerajaan. Sedangkan Jepang mengganggap kelas Cina lebih rendah, kelas warga masyarakat yang paling dicurigai. Ini tidak mengherankan karena Cina merupakan musuh tradisional Jepang.
Makanya pemerintah Jepang dalam lingkup kekuasaanya di Indonesia membagi masyarakat ini menjadi dua, yakni saudara tua, dalam hal ini warga Jepang, dan saudara muda yakni masyarakat Indonesia. Pembagian kelas sosial ini sejalan dengan propaganda yang dilancarkan oleh Jepang, yaitu Gerakan 3A. Nippon Cahaya Asia, Nippon Pemimpin Asia, dan Nippon Pelindung Asia. Tapi fakta berbicara lain, ternyata propaganda ini hanya ditujukan untuk kepentingan dan keuntungan pihak Jepang sendiri.
Ada yang penting kita garis bawahi bahwa apapun kebijakan…

Organisasi Islam Muhammadiyah

Organisasi IslamMuhammadiyah didirikan pada tanggal 18 November 1912 di Yogyakarta. Pendirinya adalah K.H. Ahmad Dahlan. Tokoh Muhammadiyah selain Ahmad Dahlan adalah di antaranya Sujak, Fachruddin, Tamim, Hisyam, Syarkawi, dan Abdul Candi.

Organisasi Islam Muhammadiyah ini baru mendapatkan pengakuan dari pemerintah Hindia Belanda pada tanggal 22 Agustus 1914. Tujuan utama organisasi keagamaan ini adalah untuk memperbaharui pengamalan agama Islam di Indonesia, dan bertujuan untuk menentang usaha-usaha Kristianisasi yang dilakukan misionaris Barat yang sangat gencar waktu itu.

Organisasi Muhammadiyah adalah organisasi Islam pembeharu, artinya mereformis atau memperbaharui pemikiran umat Islam baik tentang pengamalan maupun pemahaman Islam disesuaikan dengan keadaan zaman yang berkembang pada saat itu. Inilah kemudian yang menjadi alasan utama organisasi Muhammadiyah kurang atau tidak mendapatkan simpati dari umat Islam. Ide pembaharuan yang dibawa mendapat tentangan dari tokoh-tokoh lo…

Latar Belakang Munculnya Organisasi Islam Indonesia

Munculnya organisasi Islam pada masa awal-awal pergerakan nasional di Indonesia, tidak terlepas dari pengaruh pergerakan Islam yang terjadi di Asia Barat.


Pada akhir abad ke- 19 muncul gerakan reformasi di negara-negara Islam Asia Barat. Gerakan ini ingin mencari nilai-nilai yang dianggap sesuai dengan perkembangan zaman. Reformasi Islam tersebut menjadi gerakan emansipasi keagamaan yang bercita-cita menjalankan Islam sesuai dengan ajaran aslinya dan menginginkan agama Islam dihargai sepenuhnya oleh pihak Barat. Akibatnya, nasionalisme berdasarkan keagamaan ini meluas ke seluruh negara-negara Islam, termasuk pengaruh ini masuk ke Indonesia.

Gerakan reformis Islam di Asia Barat inilah kemudian menjadi ide dan landasan berpikir para tokoh Islamis Indonesia untuk membentuk gerakan yang serupa dengan bermunculannya organisasi-organisasi Islam di Nusantara.

Organisasi Islam yang muncul pada waktu itu adalah Muhammadiah, didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan, pada tanggal 18 Novembe…

PETA Prajurit Pembela Tanah Air

Sebagaimana yang saya janjikan kemarin pada saat menguraikan Organisasi Militer Bentukan Jepang, maka pada kesempatan malam yang baik ini, saya sajikan kepada para pembaca sekalian artikel pelengkapnya, yaitu: PETAPrajurit Pembela Tanah Air. Silahkan dibaca, dihafal, dan dimengerti!
Menjelang berakhirnya latihan kemiliteran angkatan ke 2, keluarlah surat perintah untuk membentuk PETA. Namun, Letjen Kamakici Harada memutuskan agar pembentukkan PETA bukan inisiatif pemerintah Jepang, melainkan inisiatif bangsa Indonesia. Untuk itu, dicarilah seorang putera Indonesia yang berjiwa nasionalis untuk memimpin PETA. Akhirnya, pemerintah Balatentara Jepang meminta Gatot Mangunpraja (seorang nasionalis yang bersimpati terhadap Jepang) untuk menulis permohonan pembentukkan tentara PETA.
Selanjutnya Gatot Mangunpraja per tanggal 7 September 1943 mengirim surat permohonan dan dikabulkan oleh Jepang dengan mengeluarkan Osamu Seirei No. 44, tanggal 3 Oktober 1943. Dan sejak dikeluarkan pe…

Organisasi Militer Bentukan Jepang

Dalam rangka memenangkan perang Asia-Pasifik melawan Sekutu, Jepang membentuk organisasi militerdan yang bersifat semi militer di kalangan pribumi. Pemuda-penuda Indonesia yang berbadan sehat dan kuat diberikan pendidikan militer. Saya pandang pembentukan organisasi dan pendidikan militer seperti PETA merupakan pendidikan dan pengalaman yang sangat berharga bagi rakyat , khususnya bagi para pemuda bersemangat yang dipilih. Organisasi militer ini dapat membuka cakrawala wawasan rakyat mengenai strategi pertempuran modern.
Di bawah ini saya akan memberitahukan kepada anda organisasi-organisasi militer yang dibentuk oleh Jepang tersebut. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
1. Heiho (pembantu prajurit Jepang) adalah kesatuan militer yang beranggotakan para pemuda Indonesia. Heiho menjadi bagian Angkatan Darat maupun Angkatan Laut Jepang.
Anggota Heiho mendapat latihan kemiliteran agar mampu menggantikan prajurit Jepang di dalam peperangan. Para anggota Heiho mendapat latiha…

Air Tanah dan Pemanfaatannya

Air Tanah adalah air yang tersimpan di dalam tanah yakni yang berada dalam pori-pori atau celah-celah batuan dari air hujan yang meresap ke dalam tanah (infiltrasi) dan berkumpul pada suatu lapisan batuan yang tidak dapat ditembus oleh air (impermeable).
Lawan kata dari lapisan impermeable adalah lapisan permeable (permiabel) yaitu lapisan batuan yang dapat dengan mudah dilalui oleh air tanah, seperti lapisan tanah yang terbentuk dari pasir atau kerikil. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi banyak dan sedikitnya jumlah air yang tersimpan di dalam tanah, antara lain adalah volume air tanah, iklim, topografi, dan jenis batuan.
Sedangkan lapisan batuan yang mengandung air disebut dengan aquifer, yang macamnya dapat dibeda-bedakan sebagai berikut: Aquifer bebas (water table) adalah tekanan air sama dengan tekanan atmosfer. Aquifer tertekan, adalah tekanan air tanah jauh lebih besar daripada tekanan atmosfer sehingga air memancar keluar yang disebut sumur artesis. Aquifer sem…

James Watt Penemu Mesin Uap

James Watt lahir di Skotlandia, Britania Raya tepatnya di kota Greenock pada tanggal 19 Januari 1736. Dikalangan para ilmuan dan masyarakat dunia, dia disebut-sebut sebagai tokoh kunci Revolusi Industri berkat penemuannya yang sangat luar biasa bagi perkembangan industri di Eropa, khususnya di tanah Inggris Raya. Dialah sang penemu mesin uap mutakhir yang dikembangkan dan disempurnakan dari mesin uap sederhana yang telah dibuat oleh para pendahulunya.
Hasil-hasil penemuan
James Watt merupakan tokoh yang dianggap penemu mesin uap, meskipun sebenarnya dia bukanlah orang yang pertama merancang dan membuat mesin tersebut. Mesin uap pertama kali dirancang oleh Hero dari Iskandariah pada awal tahun Masehi. Bahkan pada tahun 1686 Thomas Savery membikin paten sebuah mesin uap untuk memompa air, dan juga dilakukan oleh seorang Inggris Thomas Newcomen, pada tahun 1712 membuat paten serupa dengan versi yang lebih sempurna. Hanya saja mesin yang diciptakan oleh tokoh-tokoh sebelum James …

Kebijakan Jepang di Bidang Pemerintahan

Kebijakan Jepang di Bidang Pemerintahan - Pada dasarnya pemerintahan pendudukan Jepang adalah pemerintahan militer yang sangat diktator. Untuk mengendalikan keadaan, pemerintahan dibagi menjadi beberapa bagian. Jawa dan Madura diperintah oleh Tentara ke 16 dengan pusatnya di Jakarta. Sumatera diperintah oleh Tentara ke 25 dengan pusatnya di Bukittinggi (Sumatera Barat). Sedangkan Indonesia bagian Timur diperintah oleh Tentara ke 2 (Angkatan Laut) dengan pusatnya di Makasar (Sulawesi Selatan). Pemerintahan Angkatan Darat disebut Gunseibu, dan pemerintahan Angkatan Laut disebut Minseibu.
Masing-masing daerah dibagi menjadi beberapa wilayah yang lebih kecil. Pada awalnya, Jawa dibagi menjadi tiga provinsi (Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur) serta dua daerah istimewa, yaitu Yogyakarta dan Surakarta. Pembagian ini dianggap tidak efektif sehingga dihapuskan. Akhirnya Jawa dibagi menjadi 17 karesidenan (Syu) dan diperintah oleh seorang Residen (Syucokan). Keresidenan terdiri daKuri kot…

Kebijakan Ekonomi Penjajah Jepang di Indonesia

Kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh penjajah Jepang setalah menduduki Indonesia pada tahun 1942 adalah sebagai berikut:
1. Perluasan areal pertanian atau persawahan. Hal ini dilakukan pemerintah pendudukan Jepang setelah melihat produksi hasil pertanian terutama produksi beras tidak dapat memenuhi kebutuhan. Tapi kenyataannya hasil pertanian terus menurun antara tahun 1941 - 1944.
2. Melakukan pengawasan pertanian dan perkebunan dengan sangat ketat. Kebijakan ini dikeluarkan untuk mengendalikan harga pangan terutama beras. Kebijakan ini dilaksanakan dengan cara paksaan terhadap para petani.
Hasil pertanian diatur sebagai berikut: 40 % untuk petani, 30 % harus dijual kepada pemerintah Jepang dengan harga yang sangat murah, dan 30 % lagi harus diserahkan ke lumbung desa. Kebijakan yang sangat merugikan petani ini diawasi dengan ketat, siapa pun yang membangkang dan melanggar akan dihukum dengan berat oleh Kempetai (Korps Polisi Militer) yang sangat ditakuti oleh rakyat.
Demikian hal…

Pendudukan Balatentara Jepang di Indonesia

Pendudukan Balatentara Jepangdi Indonesia - Jepang mulai menguasai Indonesia secara resmi pada tanggal 8 Maret 1942, setelah Panglima Tertinggi Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat di Kalijati, Bandung.

Pada mulanya rakyat Indonesia menyambut gembira kedatangan balatentara Jepang karena adanya harapan dari bangsa Indonesia bahwa Jepang akan membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu kolonialisme Belanda. Rasa gembira ini semakin berlebih ketika Jepang di akhir Maret 1942 menyampaikan semboyanGerakan 3A (Nippon Cahaya Asia; Nippon Pelindung Asia; Nippon Pemimpin Asia) dan pengakuan sebagai "saudara tua".

Namun akhirnya sifat licik bangsa Jepang pun muncul. Jepang tidak beda dengan negara-negara imperialis lainnya. Jepang menjadi negara imperialis baru, bersama-sama dengan Jerman dan Italia. Sebagai negara imperialis, Jepang tentu saja membutuhkan banyak bahan-bahan mentah untuk memenuhi kebutuhan Industrinya dan pasar bagi barang-barang industrinya. Untuk itu mutla…

Daftar Anggota PPKI

PPKI dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 bersamaan dengan dibubarkannya BPUPKI oleh pemerintah. Jepang. Yang ditunjuk sebagai ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ini adalah Ir. Soekarno dan wakli ketua adalah Drs. Mohammad Hatta, serta penasihat ditunjuk Mr. Ahmad Subardjo. Awalnya PPKI atau Dokuritu Zyunbi Iin Kai beranggotakan 21 orang, tetapi kemudian ditambah 6 anggota lagi dengan tanpa seizin Jepang. Berikut ini daftar anggota PPKI.

1. Nama : Anang Abdul Hamidan.
Tempat dan tanggal lahir : Rantau, Kalsel, 25-02-1909
Pekerjaan : Penanggung jawab Kalimantan Raya kemudian Borneo Shimbun
Keterangan : -

2. Nama : Andi Pangeran Pettarani
Tempat dan tanggal lahir : Gowa, Sulsel, 14-04-1903
Pekerjaan : Bontonompo (Gowa) dan Arung Macege (Bone)
Keterangan : -

3. Nama : Bandoro Pangeran HarioPurubojo.
Tempat dan tanggal lahir : Yogyakarta, 25-06-1906
Pekerjaan : Pembesar Kawedanan Kori Kraton Yogyakarta, Angg Tyuuoo Sangi In
Keterangan : Pernah juga menjadi anggota BPUPKI

4. Nama :

Susunan Pengurus BPUPKI

Pembentukan BPUKI merupakan langkah konkret Jepang bagi pelaksanaan janji Koiso tentang kemerdekaan Indonesia di kelak kemudian hari. Badan ini beranggotakan 67 orang dan terdiri atas tokoh-tokoh utama pergerakan nasional Indonesia. Susunan pengurusnya baru diumumkan pada tanggal 29 April 1945. Susunan pengurus BPUPKI sebagai berikut.

Ketua                                   : Dr. K.R.T. Radjiman Wediodiningrat
Wakil Ketua                         : a. Ichibangase (merangkap Kepala Badan Perundingan)
                                               b. R.P. Soeroso
Kepala Sekretariat               : R.P. Soeroso
Wakil Kepala Sekretariat     : a. Mr. A.G. Pringgodigdo
                                               b. Toyohito Masuda
Anggota                               : 67 orang terdiri atas:
a. Lima puluh empat orang Indonesia.
b. Empat orang golongan Cina.
c. Satu orang golongan Arab.
d. Satu orang peranakan Belanda, dan
e. Tujuh orang Jepang tanpa hak suara. 

===>Baca Juga : Daftar Nam…

Arti Penting Rapat Raksasa di Lapangan Ikada Jakarta

Masyarakat di berbagai tempat dipelopori para pemuda menyelenggarakan rapat dan demonstrasi untuk membulatkan tekad menyambut kemerdekaan. Di Lapangan Ikada (Ikatan Atletik Djakarta) pada tanggal 19 September 1945 dilaksanakan rapat umum yang dipelopori Komite Van Aksi. Berlangsungnya rapat raksasa Ikada menunjukkan dukungan besar rakyat terhadap pemerintahan yang baru terbentuk. Sekitar dua ratus ribu orang hadir dalam pertemuan tersebut. Pada peristiwa ini kekuatan Jepang termasuk tank-tank, berjaga-jaga dengan mengelilingi lokasi rapat umum tersebut. Rapat Ikada dihadiri oleh Presiden Ir. Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta serta sejumlah menteri. Untuk menghindari terjadinya pertumpahan darah, Ir. Soekarno menyampaikan pidato yang berisi permintaan agar rakyat memberi kepercayaan dan dukungan kepada pemerintah RI, mematuhi perintahnya dan tunduk serta disiplin. Setelah itu Presiden Ir. Soekarno meminta rakyat yang hadir membubarkan diri dan bersikap tenang.

Makna rapat raksa…

RAPAT RAKSASA IKADA

Apakah yang ada dibenak anda ketika membaca judul artikel ini? Mungkin sebagian dari pembaca ada yang menjawab bahwa Rapat Raksasa Ikada merupakan rapat yang dihadiri oleh sejumlah orang banyak dari tokoh-tokoh yang berada di Lapangan Ikada, atau mungkin ada juga yang tidak tahu harus menjawab apa. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya mari simak terus pembahasannya di bawah ini.

Rapat Raksasa ini terjadi pada tanggal 19 September 1945 di Lapangan Ikada (Ikatan Atletik Djakarta). Rapat Raksasa Ikada ini dipelopori oleh Komite Van Aksi yang bermarkas di Jalan Menteng 31 Jakarta. Sekitar 200.000 orang atau lebih dari 300.000 orang dari sumber yang berbeda, ikut mengahidiri pertemuan di Ikada tersebut. Pertemuan ini dikawal dan dijaga ketat oleh tank-tank dan para serdadu Jepang dengan sangkur terhunus.

Paling tidak ada 3 alasan kenapa Rapat Raksasa di Lapangan Ikada, Jakarta tersebut terlaksana:
Dimaksudkan sebagai bentuk dukungan terhadap berdirinya negara Republik Indonesia yang baru saj…

Tindakan Heroik Diberbagai Daerah Pasca Proklamasi Kemerdekaan

Setelah penyebaran berita proklamasi kemerdekaan sampai dan terdengar diberbagai daerah di Indonesia, berbagai tanggapan dan reaksi dari seluruh lapisan masyarakat pun bermunculan. Tapi kebanyakan merasa terpicu adrenalinnya, terbakar semangatnya sehingga memunculkan berbagai tindakan heroik merebut kekuasaan dari tangan Jepang. Berikut tindakan heroik diberbagai daerahpasca penyebaran beritaproklamasikemerdekaan Indonesia.
Insiden Bendera di Hotel Yamato dan Pertempuran Surabaya
Insiden bendera ini terjadi pada tanggal 22 September 1945. Penyebabnya pasukan Sekutu membantun tentara Belanda bekas tawanan Jepang menguasai Hotel Yamato. Di sana orang-orang Belanda tersebut kemudian mengibarkan bendera Belanda di puncak hotel, sebagai bentuk penghinaan bagi bangsa Indonesia yang baru memproklamirkan kemerdekaannya. Kontan saja ini kemudian menimbulkan amarah terutama dari kalangan pemuda. Beberapa pemuda dengan dimotori oleh Bung Tomo dan Dr. Mustopo, kemudian menyerbu dan menurukan bende…

Isi Pertemuan Tiga Tokoh Indonesia dengan Terauchi

Isi Pertemuan Tiga Tokoh Indonesia dengan Terauchi - Pada tanggal 7 Agustus 1945 Jepang membubarkan BPUPKI dan sebagai gantinya pada hari itu juga diumumkan pembentukan PPKI. Untuk keperluan pelantikan anggota PPKI, maka Jenderal Terauchi selaku panglima armada Jepang untuk Asia Tenggara memanggil tiga tokoh penting Indonesia, yaitu Soekarno, Moh. Hatta dan Radjiman Wediodiningrat ke Dalat, Vietnam, pada tanggal 9 Agustus 1945. Maka pada hari itu anggota PPKI secara resmi dilantik secara simbolik oleh Jenderal Terauchi.

Jepang melalui Jenderal Terauchi mengatakan pada tiga tokoh Indonesia eks anggota BPUPKI bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI. Pada kesempatan itu, Jepang menegaskan akan memberikan kemerdekaan bagi Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945.

Pada pertemuan dengan ketiga tokoh nasional tersebut, Jenderal Terauchi menyampaikan hal-hal berikut:

Komponen-Komponen Peta

Menyambung pembahasan kita tentang syarat-syarat pembuatan peta beberapa hari yang lalu, maka pada kesempatan kali ini admin akan membahas mengenai unsur-unsur atau komponen-komponen yang harus ada pada peta, sehingga mudah dibaca dan dipahami.

Di bawah ini adalah unsur-unsur atau komponen-komponen yang terdapat pada peta.

1. Judul peta. Biasanya ditaruh di tengah atas dengan menggunakan huruf kapital tegak. Judul peta dimaksudkan untuk menunjukkan informasi yang terdapat pada peta.

2. Skala. Perbandingan jarak atau skala ini biasanya ditulis di bawah legenda atau di bawah judul peta. Skala ini dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu :
skala angka (numerik), yaitu skala yang dinyatakan dengan angka. Contoh skala 1 : 100.000 artinya 1 cm di peta sama dengan 1 km jarak sebenarnya di bumi.Skala garis (grafik), yaitu skala yang dinyatakan dalam bentuk gambar garis yang disertai dengan angka dan ukuran.Skala verbal, yaitu skala yang dinyatakan dengan kalimat. Contoh 1 cm di peta = 5 km di lapan…

Peristiwa Agresi Militer Belanda II

Peristiwa Agresi Militer Belanda II - Setelah WTM Beel menyatakan bahwa Belanda tidak terikat lagi dengan persetujuan Renville pada tanggal 19 Desember 1948, segera atau bersamaan dengan pidato Beel tersebut, Belanda mulai melancarkan Agresi Militer II atau disebut pula dengan Operasi Gagak (Opertie Kraai). Agresi ini dipimpin oleh Jenderal Simon Hendrik Spoor.
Pemerintah Belanda masih tetap menganggap tindakannya ini sebagai Aksi Polisional, yaitu menangkap dan memberantas teroris atau penjahat yang mengganggu ketenteraman negara.
Untuk memulai serangannya, pada pagi hari pukul 05.45 WIB, Belanda membombardir Pangkalan Udara Maguwo (sekarang dinamakan Adisucipto) dan dihujani tembakan yang dilakukan oleh tidak kurang dari 14 pesawat tempur. Setelah lapangan terbang Maguwo lumpuh, mereka menerjunkan pasukan dan kemudian menyasar Yogyakarta, Ibu Kota Negara RI pada waktu itu.

Tepat jam 09.00 seluruh pasukan KST yang berjumlah 432 anggota sudah mendarat di Maguwo, kemudian pada pukul 11…