TENAGA ENDOGEN VULKANISME

TENAGA ENDOGEN VULKANISME

TENAGA ENDOGEN VULKANISME

 
Vulkanisme merupakan bagian dari tenaga endogen bumi. Tenaga endogen ini mempengaruhi struktur pembentukan bumi dari dalam. Sebagaimana kita ketahui, selain vulkanisme, tenaga endogen masih ada dua lagi, yaitu diastropisme atau biasa disebut dengan gerak tektonik dan yang terakhir adalah seisme.

Vulkanisme berhubungan dengan segala aktivitas gunung berapi, yang bersumber pada magma yang terdapat pada perut atau kawah gunung berapi, baik tidak atau keluar kulit bumi. Atau dengan kata lain VULKANISME adalah semua gejala atau gerak yang berhubungan dengan naiknya magma, baik di dalam maupun ke luar bumi. Aktivitas gunung berapi akan memicu terjadinya seisme atau gempa bumi vulkanik.

Magma adalah cairan yang memijar dan bersuhu tinggi, suhunya antara 1000⁰c - 1200⁰c yang terdapat di dalam bumi. Magma terbentuk pada kerak bumi bagian bawah di kedalaman 60 – 100 km ke bawah permukaan bumi. Proses pembentukan magma terus berlangsung di dalam perut bumi, sebagian magma mendingin dan mengeras di dalam lapisan kerak bumi dan disebut kerak magma. Pendinginan magma akan membentuk batuan bumi.

Batuan magma adalah bahan dasar yang pertama-tama membentuk permukaan bumi. Batuan petama di bumi adalah batuan api yang terbentuk pada saat suhu bumi mendingin.

Magma terdiri atas berbagai macam unsur gas dan mineral cair yang sangat panas dan memijar, kerena beberapa unsurnya  (unsur pembentuknya) telah mencapai titik lebur. Suhu yang sangat panas dari magma (dapur magma) mengeluarkan tenaga panas yang menyebabkan tekanan atau desakan sehingga magma selalu berusaha mencari jalan keluar melalui celah-celah batuan yang retak, patah.

Magma yang sudah sampai kepermukaan bumi disebut lava. Ada juga magma yang membeku di dalam perjalanannya menuju permukaan bumi sehingga tidak sampai permukaan permukaan bumi, ini disebut Intrusi magma. Magma yang sampai kepermukaan bumi akan membentuk gunung berapi. Gunung berapi terjadi oleh penumpukan material lepas dan lava.

Secara umum aktivitas vulkanik ini, dibedakan menjadi 2, yaitu:
  1. Intrusi Magma. Yakni magma yang menerobos lapisan batuan di atasnya tetapi membeku sebelum sampai ke permukaan bumi. Inilah yang kemudian mendingin dan membeku menjadi berbagai macam bentuk batuan.
  2. Ekstrusi atau Erupsi Magma. Yaitu peristiwa penyusupan magma hingga keluar permukaan bumi dan mengakibatkan terbentuknya gunung api.
Jangan lupa baca juga : TENAGA GEOLOGI

 

Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/30/2015

PERUBAHAN POLITIK AKHIR ZAMAN PERTENGAHAN

PERUBAHAN POLITIK AKHIR ZAMAN PERTENGAHAN

PERUBAHAN POLITIK AKHIR ZAMAN PERTENGAHAN

Masyarakat Eropa mulai bosan melakukan peperangan, menjelang akhir Zaman Pertengahan ini. Mereka sudah belajar banyak dari akibat perang yang dapat muncul. Peperangan di antara mereka sendiri menyebabkan peradaban berantakan dan kacau balau.Setidaknya dampak yang paling terasa akibat perang ini ada 2, yaitu: 
  1. Merugikan golongan bangsawan karena kegiatan perdagangan mereka berhenti.
  2. Rakyat biasa pun menderita jika terjadi peperangan.
Hal inilah kemudian mendorong, munculnya golongan pemerintah yang berkuasa memperkenalkan peraturan baru, yang dikenal sebagai monarki baru. Monarki baru ini terbentuk untuk menjamin kestabilan politik, menjamin kesejahteraan, dan keselamatan masyarakat dapat terpenuhi.

Golongan monarki baru merupakan satu kekuasaan yang besar dan kuat serta mempunyai sumber yang cukup untuk menjamin keamanan, keselamatan rakyat, dan kestabilan politik. Mereka lalu membentuk unit politik yang utuh dan sistem pemusatan kekuasaan diwujudkan oleh mereka.

Keberadaan monarki baru juga dapat diperlukan untuk menyelaraskan dan menyatukan ekonomi yang berkembang pesat akibat perkembangan pelabuhan dan sistem ekonomi uang. Ini perlu dilakukan untuk menghindari masalah-masalah seperti mata uang yang tidak sama, sistem timbang ukur yang berlainan serta sistem perpajakan yang tidak seimbang. Masalah-masalah tersebut jika tidak diselesaikan akan menghambat kemajuan perkembangan ekonomi.

PENGUKUHAN MONARKI

Monarki-monarki baru yang berkuasa mengukuhkan kedudukan mereka karena perkembangan-perkembangan seperti:

1. Perubahan dalam cara berperang

Adanya senjata api dan penggunaan tentara yang banyak dalam peperangan membuat monarki baru yang kuat untuk menundukkan golongan bangsawan karena:
  • Kota bangsawan kini dapat dimasuki kepemilikan senjata api. Oleh karena itu, mereka tidak dapat berlindung dengan aman di dalam kota.
  • Bangsawan tidak mempunyai sumber keuangan yang cukup untuk mengupah tentara yang banyak.
2. Perkembangan ekonomi yang pesat berhasil meningkatkan pendapatan kerajaan dan monarki baru melalui pengenalan sistem pajak yang berhasil. berbagai jenis pajak diperkenalkan. Sebelum ini pendapatan cuma diperoleh pajak hasil tanah dan sewa atas penggunaan lalu lintas di wilayahnya.

Pendapatan tambahan ini digunakan untuk memantapkan kedudukan raja dan mewujudkan negara yang kuat, berwibawa, dan kaya. Dengan sumber keuangan yang banyak, monarki baru mampu mengupah golongan pemimpin dan tentara yang tetap.


GOLONGAN PEMIMPIN

Golongan pemimpin yang dilantik dan diberi gaji oleh raja sudah tentu akan memberikan kesetiaan penuh kepadanya. Sebelum ini pemimpin dijalankan oleh golongan bangsawan yang tidak bergaji dan tidak terjamin kesetiaannya.

TENTARA BAYARAN

Tentara bayaran yang tetap juga menjamin kedudukan raja. Sebelum ini raja hanya mempunyai satu kumpulan kecil pengawal dan bila tentara diperlukan untuk berperang, tentara akan dikumpulkan melalui pengerahan tenaga rakyat dengan memohon bantuan dari golongan bangsawan.

3. Penyatuan ekonomi negara

Pada lewat Zaman Pertengahan, unit-unit ekonomi yang kecil yang ada disetiap bandar dan luar bandar mulai digabungkan. Unit-unit ekonomi yang kecil menyulitkan hubungan dagang dan menghalangi perkembangan ekonomi.

Penyatuan ekonomi dijalankan oleh seorang raja melalui dasar ekonomi yang melibatkan pelaksanaan:
  • Sistem pajak yang merata
  • Sistem keuangan yang sama
  • Sistem timbang dan ukur yang selaras
  • Pengurangan kekuasaan badan perdagangan di pelabuhan
  • Aktivitas perdagangan dan perusahaan digalakkan.
Semua langkah di atas hanya dapat dilakukan dengan adanya monarki baru yang kuat yang memusatkan kekuasaan di tangan mereka.


PERTENTANGAN TERHADAP MONARKI

Walaupun menjelang awal Zaman Modern, monarki-monarki baru berhasil mengukuhkan kedudukan, mereka masih menghadapi tantangan dari beberapa golongan masyarakat di antaranya:

GOLONGAN BANGSAWAN

Walaupun pengaruh mereka telah berkurang, dukungan mereka masih diperlukan monarki baru karena golongan bangsawan mempunyai kedudukan ekonomi yang kuat berdasarkan tanah yang mereka miliki. Untuk mengukuhkan taraf kebangsawanan mereka, anugerah dan gelar seperti Duke, Earl, Count dan Baron diberikan oleh monarki baru kepada golongan bangsawan.

PIHAK GEREJA

Golongan ini juga mempunyai pengaruh dan kekuasaan yang kuat. Karena itu untuk mengurangi kekuasaan pihak gereja, kesetiaan rakyat kepada negara perlu dipupuk. Para cendikiawan dan golongan pemimpin digalakkan menggunakan bahasa setempat bukan bahasa Latin atau Yunani. Serta pemimpin gereja kini dipilih penduduk setempat. Mereka tidak lagi dipilih atas arahan Gereja Roma atau gereja-gereja luar.

Adapun Golongan Kelas Menengah merupakan partner penting bagi monarki baru. Golongan ini penting karena kekayaan mereka dan sumbangan mereka besar bagi pendapatan negara melalui pajak, pinjaman uang kepada raja dan kadang kala sebagai rekanan perdagangan dengan raja. (Sumber tulisan: Sejarah Peradaban Dunia. Lew Hee Men)

Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/29/2015

PERUBAHAN SOSIAL PADA AKHIR ZAMAN PERTENGAHAN

PERUBAHAN SOSIAL PADA AKHIR ZAMAN PERTENGAHAN

PERUBAHAN SOSIAL PADA AKHIR ZAMAN PERTENGAHAN

Pada beberapa waktu yang lalu, di blog ini telah kita tulis artikel yang kita beri title "Perubahan Ekonomi Pada Akhir Zaman Pertengahan", karena itu penting bagi admin untuk meneruskan artikel tersebut agar pengetahuan kita lebih lengkap tentang perubahan-perubahan yang cukup meluas pada masa-masa akhir dari Zaman Pertengahan, seperti perubahan di bidang ekonomi, perubahan sosial, dan politik. 

Sesudah kita menguraikan perubahan ekonomi pada artikel tersebut, kali ini mungkin kita hanya membahas perubahan-perubahan sosial yang melanda Eropa pada akhir Zaman Pertengahan Tersebut.

PERUBAHAN SOSIAL

Perubahan ekonomi yang terjadi pada waktu itu akan berdampak secara sisgnifikan dengan perubahan-perubahan sosial masyarakat. Kemajuan ekonomi ini terutama kemajuan dalam sektor pertanian dagang dan sektor perusahaan dagang serta berkembangnya pelabuhan membuat sistem feodal yang terjalin ribuan tahun menjadi pudar (merosot).

Golongan rakyat jelata-petani (serf) kini berpeluang membebaskan diri dari belenggu ikatan tuan rumah. Hal ini tentu saja bisa terjadi disebabkan seorang serf (petani) jika terdesak dari tuannya dapat bebas ke pelabuhan dan bekerja sebagai buruh upah.

Apalagi tuan tanah sendri cenderung menyewakan tanah mereka atau mengolah tanah mereka sendiri untuk menghasilkan tanaman dengan menggunakan buruh upah. Ini lebih menguntungkan dari pada memberi tanah kepada golongan serf untuk dikerjakan semata-mata untuk menanam tanaman bahan pokok.

Agar tuan tanah dapat menyewakan tanah, golongan serf perlu terlebih dahulu dibebaskan agar mereka ini menjadi petani bebas yang akan menyewa tanah dan menjual hasil tanaman. Tuan tanah yang menjadi usahawan lebih cenderung menggunakan buruh upahan dan menjalin hubungan kerja semata.

Itulah sebabnya setelah Zaman Pertengahan dan awal zaman modern, golongan serf yang dibebaskan akan menjadi:
  1. Penyewa tanah
  2. Buruh upahan di ladang
  3. Pindah ke pelabuhan dan bekerja sebagai buruh kasar.

Perubahan sosial ini tentu saja juga perubahan sikap dan cara pandang masyarakat terhadap semua perubahan yang terjadi pada masa itu di dalam interaksi mereka ke ranah yang lebih luas.

Demikianlah ulasan singkat yang dapat saya hadirkan tentang Perubahan Sosial pada Akhir Zaman Pertengahan. Postiingan selanjutnya kita akan lanjutkan dengan pembahasan perubahan politik pada waktu itu. Semoga dapat menambah wawasan kita bersama. Terima kasih.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/29/2015

MEMBANGUN GAGASAN KREATIF DAN INOVATIF

MEMBANGUN GAGASAN KREATIF DAN INOVATIF

MEMBANGUN GAGASAN KREATIF DAN INOVATIF

Membangun Gagasan Kreatif dan Inovatif. Semakin bertambahnya jumlah penduduk menjadikan kebutuhan semakin beragam dan semakin banyak. Kebutuhan semakin tidak terbatas menyebabkan munculnya kelangkaan terhadap sumber daya alam dan barang produksi. Konsumen berebutan untuk pemenuhan barang kebutuhan akibatnya harga barang menjadi selangit. Harus ada orang-orang yang kreatif dan inovatif untuk mengatasi semua kondisi ini.

Yah. Dibutuhkan usaha-usaha kreatifitas dan inovatif dalam rangka menghadapi sumber daya yang terbatas. Harus dapat ditemukan cara yang terbaik untuk dapat memenuhi kebutuhan manusia. Tidak hanya mengandalkan bahan baku yang sama tetapi mungkin bisa menggunakan bahan pengganti dan mungkin dengan menggunakan daur ulang bahan yang sudah tidak terpakai.

Keadaan tersebut (keterbatasan dan kelangkaan) menuntut kita untuk berusaha meningkatkan potensi dan segala kemampuan dalam berkreasi dan berinovasi dalam memecahkan berbagai persoalan, terutama persoalan ekonomi. Orang-orang kreatif dan inovatif ini sangat luar biasa. Sudah banyak mereka menemukan berbagai jenis alat dan barang yang dapat digunakan dengan lebih mudah dan hemat.

Kita dari tadi berbicara tentang kreatif dan inovatif, Mungkin ada dari kalian yang belum tahu pengertian dari kedua istilah tersebut. Baik mari perhatikan pengertian umumnya seperti ini. Kreativitas adalah kemampuan untuk mencipta atau daya cipta. Sedangkan inovasi adalah sebagai kemampuan menemukan hal-hal baru atau pembaruan hasil dari sebuah kreativitas.

Menurut Prof. Dr. S. C. Utami Munandar mengartikan kreativitas atau berpikir kreatif adalah kemampuan umum untuk mencipta sesuatu yang baru atau memberi gagasan baru yang dapat diterapkan dalam pemecahan masalah.

MENUMBUHKAN DAN MENGEMBANGKAN SIKAP KREATIF DAN INOVATIF


Pembentukan dan pembangunan potensi diri itu dapat dibangun melalui pendidikan, pelatihan, uji coba dan praktik nyata. Di samping itu, dibutuhkan faktor-faktor pendukung atau penunjang yang dapat membantu membentuk dan membangun potensi diri itu, seperti:

1. Bertekad untuk merubah diri. Kalau hari ini aku tidak bisa, besok mesti aku bisa!

2. Tidak cepat puas dengan keadaan diri sendiri, hilangkan anggapan bahwa waktu masih panjang untuk mengerjakan sesuatu.

3. Belajar dari hal-hal yang lebih kecil dan sederhana dulu. 1 + 1 = 2. Jangan langsung membokar dan mengutak-utik mesin mobil.

4. Punya kebebasan untuk berekspresi. Teriak yang keras tapi jangan dekat telinga bapak, ya..

5. Memiliki pembimbing yang menyenangkan, cerdas, berwawasan luas dan kreatif. Tidak lucu kan, kalau Anda menyerahkan anak kepada pembimbing yang culun.

6. Adanya sarana dan prasarana. Jangan salah. Ini tidak butuh yang mahal saja. Yang murah-murah dan dari bahan sederhana juga cukup kok. Biarkan balita Anda mengekspresikan diri dengan tutup panci yang dipukul-pukul.

7. Lingkungan harus mendukung. Di rumah dapat ciuman sayang dari ibu, bapak, adik dan kakak. Di tetangga kiri kanan punya banyak kawan dan dapat tertawa-tawa bersama. Sedangkan di sekolah ada yang ditaksir. Upps… maksudnya punya kawan-kawan menyenangkan tempat beridskusi. Apalagi kalau sampai punya kesukaan yang sama.

Kebalikan dari apa yang kita sebut di atas, seperti membiarkan rasa malas, takut salah dan gagal, memelihara perasaan malu, tidak pernah dihargai dan menghargai gagasan orang lain dan sifat-sifat lain sebangsanya, DIJAMIN akan membuat kamu menjadi culun alias TIDAK KREATIF.

Menjadi orang yang kreatif dan inovatif itu, menyenangkan banget lho.. bayangin deh kalau kamu kreatif, kamu akan selalu di kelilingi teman-teman. Kamu akan dijadikan tempat bertanya dan curhat. Kepercayaan diri mu akan semakin bertambah dan memancar menjadi inner beauty yang semakin membuat orang suka kepadamu.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/28/2015

FAKTA MENGENAI PLANET YUPITER

FAKTA MENGENAI PLANET YUPITER
Solar System-Planet Yupiter merupakan planet ke-5 dari sistem Tata Surya kita

Fakta Mengenai Planet Yupiter

Planet Yupiter merupakan planet yang terbesar, di antara planet-planet yang lain di dalam sistim Tata Surya kita. Planet ini merupakan planet raksasa yang terang dan memiliki 16 satelit, dan 4 dari bulannya sebesar planet. Bahkan orang-orang Romawi kuno menjuluki Jupiter adalah raja langit.

Ukuran Planet Yupiter dan Jaraknya dengan Matahari

Diameter ekuatorial Planet Yupiter 142.980 km atau 11 kali diameter Bumi (12.760 km). Memiliki masa 318 kali masa Bumi, dan 1300 kali lebih besar dari Planet Bumi. Sedangkan kerapatan (air) adalah 1/4 kerapatan Bumi, karena sebagian besar Jupiter terdiri atas gas, terutama hidrogen dan helium. Adapun jarak rata-rata Yupiter dengan Matahari adalah 778 juta km.

Yupiter sang raja langit ini, membutuhkan 9 jam 55 menit untuk melakukan rotasi dan 12 tahun waktu di bumi untuk mengelilingi Matahari (revolusi). Banyangkan pergantian siang dan malam di planet itu kurang dari 10 jam. Wow, kalau begini cepat pergantian waktu di bumi kita, apa yang bakalan terjadi, ya?

Satelit-Satelit Planet Yupiter

Seperti planet yang lainnya, Yupiter juga memiliki satelit alias bulan. Bahkan tidak tanggung-tanggung planet ini memiliki 16 satelit. Ke-16 satelit itu, adalah Metis, Adrastea, Amalthea, Thebe, Io, Europa, Ganymede, Callisto, Leda, Himalia, Lysithea, Elara, Ananke, Carme, Pasiphae, dan Sinope.

Io, Callisto, Europa, dan Ganymede adalah bulan-bulan yang ditemukan oleh Galileo Galile. Io adalah bulan yang terdekat dari Yupiter. Erupsi sebuah gunung besar yang berada di satelit Io dapat menghamburkan 300 km ke luar angkasa.

Callisto adalah bulan Yupiter kedua terbesar setelah Ganymede dan banyak kawahnya, yang tidak seperti bulan kita karena yang dimaksud adalah kawah es. Daerah-daerah yang terang yang terdapat pada Callisto adalah kawah es yang terbentuk oleh dampak benda dari angkasa.

Sebagaimana yang telah sedikit kita singgung di awal tulisan ini, 4 dari 16 satelit Yupiter sebesar planet, yaitu Ganymede (terbesar), Callisto, Europa, dan Io. Kemudian 2 satelit dari 16 satelit tersebut mempunyai arah peredaran yang berbeda dengan arah peredaran Yupiter dan jaraknya sangat jauh dari Yupiter.

Bulan-bulan ini mengelilingi Yupiter sambil berotasi, sebagaiman halnya dengan bulan terhadap bumi. Kenyataan ini berdasarkan penelitian sistematis yang dilakukan oleh Galileo pada tahun 1610, terhadap 4 satelit terbesar Yupiter. Pernyataan ini memberikan lebih banyak bukti untuk menggugurkan teori geosentris yang menempatkan Bumi sebagai pusat Alam Semesta.

Atmosfer Planet Yupiter

Berbeda dengan planet dalam yang padat, Yupiter terdiri atas gas hidrogen dan gas helium. Di bawah tataran awan, tekanannya sangat besar sehingga hidrogen dimampatkan dalam bentuk cairan dan ke bawah menjadi hidrogen logam.

Planet ini menyebarkan lebih banyak radiasi panas dari Matahari karena terus tenggelam pada laju beberapa milimeter per tahun. Jika Yupiter memiliki masa lebih besar, garis pada intinya akan panas dan cukup rapat untuk reaksi fusi nuklir dan Yupiter akan menjadi bintang.
Awan pada puncak Yupiter tampaknya terbagi atas pita-pita berbagai warna (dari foto penelitian). Pita yang terang disebut zona dan pita yang gelap disebut sabuk. Zona Trofis Utara (sama dengan zona sedang bagian utara) adalah yang paling terang. Warna putihnya menunjukkan awan amonia yang tinggi.

Sabuk Khatulistiwa, mengelilingi khatulistiwa Yupiter, selalu tampak kacau, dengan atmosfer yang selalu disinggahi angin kencang. Di sebelah planet terdapat sejumlah oval putih atau merah. Itu adalah sistem awan yang besar. Pita warna cokelat dan jingga menunjukkan adanya meolekul organik, termasuk etana.

Ekuator Yupiter menonjol keluar akibat rotasi yang sangat cepat. Menyebabkan berputar pula inti hidrogen logam Yupiter yang mengakibatkan terjadinya medan magnet yang sangat besar di sekelilingnya, 10 kali lebih besar dari kekuatan medan magnet bumi. Magnosfer ini didorong kembali oleh angin surya dan ekornya menyebar sampai jauh dari Matahari.

Pola angkasa Planet Jupiter yang paling menonjol adalah bintik merah besar. Bintik lonjong ini berukuran 40.000 kilometer kali 13.000 kilometer. Diduga bintik tersebut merupakan pusaran massa gas yang bertiup seperti badai yang tak pernah reda (sistem badai). Warna merah pada bintik diduga disebabkan oleh fosfor.

Walaupun Yupiter bukan bintang, pesawat penjelajah antariksa yang memerlukan beberapa tahun untuk sampai di sana harus dilindungi dari sabuk radiasi yang dapat menghancurkan peralatan. Pesawat apa pun yang dikirim ke atmosfer yang bergolak ini akan rebah seperti kaleng tipis di bawah tekanan. Baca juga artikel berikutnya: Mengenal Planet Mars.

Sumber tulisan:
Jendela Iptek Astoronomi, Balai Pustaka Jakarta, 2001.
Sumber bacaan lainnya
Gambar: Solar System-Fixabay.com
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/27/2015

PERUBAHAN EKONOMI PADA AKHIR ZAMAN PERTENGAHAN

PERUBAHAN EKONOMI PADA AKHIR ZAMAN PERTENGAHAN
Setelah masa kelam yang menimpa Eropa, yang berlangsung selama 1.000 tahun sejak abad ke-5, muncul era baru yang disebut zaman modern. Zaman modern di awali di Eropa sekitar tahun 1500 Masehi.
Zaman modern awal ini sangat dipengaruhi oleh perubahan-perubahan yang berlaku pada akhir zaman pertengahan, terutama perubahan Ekonomi.

Beberapa perubahan penting pada abad pertengahan yang menyebabkan muncunya era modern ini adalah perubahan ekonomi; sosial; dan politik. Berikut adalah pembahasan mengenai perubahan-perubahan yang terjadi itu.

Perubahan Ekonomi


Beberapa perkembangan penting yang terjadi di benua Eropa pada Zaman Pertengahan dalam menyongsong Zaman Modern, antara lain :
  1. Orang Gasar mulai membuka kawasan-kawasan baru di Eropa untuk dihuni dan menjalankan kegiatan pertanian.
  2. Pedoman yang berpegang pada Perang Salib yang berlaku di Timur Tengah mengurangi pertikaian dan peperangan di kalangan orang Eropa.
  3. Pembukaan tambang emas di Afrika Utara serta pelepasan harta dan kekayaan gereja. Akibatnya simpanan modal menjadi banyak dan menyebabkan perekonomian mulai hidup.
  4. Meningkatnya perdagangan antar bangsa diakibatkan oleh kekuasaan Islam di Afrika Utara.
Perkembangan-perkembangan di atas secara langsung menyebabkan beberapa perubahan di bidang ekonomi. Di antara perubahan ini misalnya membuka areal pertanian yang baru sehingga hasil bahan makanan pun meningkat sebanding dengan luas areal pertanian yang dibuka.

Yang juga tak kalah pentingnya pada perubahan ekonomi ini adalah adanya pengelolaan dan distribusi hasil pertanian dengan baik. Artinya pertanian tidak lagi hanya untuk memenuhi persediaan bahan makanan, tapi sudah mulai dijadikan sebagai komoditi perdagangan sehingga menjadi sumber keuangan yang menguntungkan.

Secara perlahan kesejahteraan masyarakat meningkat seiring dengan perdagangan yang bertambah maju dan transaksi dengan menggunakan uang sudah meluas penggunaannya di masyarakat. Keadaan yang enak ini mungkin mendorong semakin meningkatnya jumlah penduduk.

Munculnya desakan perdagangan yang semakin berkembang pesat, perdagangan jarak jauh atau antar negara mendorong dibukanya pelabuhan-pelabuhan di Eropa. Mulai bermunculanlah kalangan-kalangan pedagang usahawan dan para pemodal. Modal semakin bertambah dan perusahaan mulai berkembang pesat. Hal-hal tersebut di atas inilah yang kemudian menyebabkan pertumbuhan ekonomi di Eropa meningkat pesat.

Demikian ulasan singkat kita tentang perubahan ekonomi yang terjadi pada akhir Zaman Pertengahan dan sebagai awal munculnya Zaman Modern di Eropa.

Lain waktu, Insya Allah kita uraikan juga perubahan-perubahan yang terjadi di bidang lain yang sejalan dengan perubahan ekonomi pada akhir Zaman Pertengahan  yang mendorong munculnya Zaman Modern di Eropa.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/24/2015

ZAMAN PERTENGAHAN

ZAMAN PERTENGAHAN

ZAMAN PERTENGAHAN

Zaman pertengahan memang sering sekali menjadi bahan studi para ahli sejarahwan. Kita tahu zaman pertengahan, dilihat dari 2 sisi yang berbeda. Jika dilihat dari sisi Eropa maka zaman pertengahan merupakan zaman kelam atau zaman gelap, di mana pada zaman ini terjadi kemerosotan disegala bidang, politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Sebaliknya di dunia Islam zaman pertengahan ini merupakan kebalikan dari yang ada di Eropa. Makanya zaman ini dikenal sebagai masa keemasan dan kejayaan, dimana ilmu pengetahuan juga memiliki peranan yang sangat penting, ini dibuktikan dari berkembang dan majunya sains pada waktu itu di dunia-dunia Islam.

Tapi yang akan kita bahas di sini bukan zaman pertengahan yang ada di negeri-negeri Islam, melainkan zaman kegelapan yang ada di negara-negara Eropa.

ZAMAN PERTENGAHAN DI EROPA

Zaman pertengahan ini terjadi pada abad ke-5 diawali dengan runtuhnya kekaisaran Romawi dan berlangsung selama 1000 tahun. Zaman ini juga disebut zaman gelap karena perpecahan politik, kemerosotan ekonomi, serta kongkongan agama Kristani atas masyarakat berlangsung secara luas.

STRUKTUR MASYARAKAT

Sistem masyarakat yang ada di Eropa waktu itu menggunakan Sistem Feodal. Feodalisme mengarah kepada masyarakat yang bersusun lapis dalam bentuk piramid. Puncak piramid adalah raja dan para ahli agama, diikuti para bangsawan, dan lapis yang terakhir atau kaki piramida para petani dan rakyat biasa atau dikenal pula dengan serf.

Raja dan para ahli agama khsususnya pimpinan agama memiliki kekuasaan yang paling besar. Adapun para bangsawan yang menjadi pengikut raja (Vassal), diberi beberapa keistimewaan sebagai berikut:
  1. Setiap bangsawan memiliki wilayah yang merupakan tanah pemberian raja kepada mereka.
  2. Mereka yakni para bangsawan berkuasa atas rakyat bisa yang menetap di wilayahnya.
Sedangkan rakyat biasa yang menempati posisi terbawah dalam sistem feodal, adalah orang-orang yang dianggap bukan hamba tetapi tidak memiliki kebebasan sepenuhnya. Mereka terikat kepada tuan mereka dari golongan bangsawan dan tidak bebas bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain.

CARA HIDUP MASYARAKAT FEODAL

Cara hidup masyarakat feodal akan kita tinjau dari segi sosial, ekonomi, politik, dan agama, yang berlangsung di Eropa dan mungkin juga di belahan bumi lain yang juga terpengaruh dengan sistem feodal ini.

KEHIDUPAN SOSIAL

Sistem feodalisme ini memang sangat identik pada masa abad pertengahan. Dari hubungan sosial kemasyarakantan, kita bisa lihat dengan hubungan timbal balik yang terjadi secara langsung antara raja dan vassalnya (golongan bangsawan yang setia pada raja).

Hubungan ini berdasarkan satu perjanjian yaitu raja memberikan perlindungan dan menyerahkan tanah kepada vassalnya. Kadangkala vassal pun memberikan persembahan sebagai wujud kesetiaan kepada rajanya.

Hubungan yang sama juga terjadi antara golongan bangsawan dengan serf (orang-orang biasa) yang berada di wilayahnya.

Setiap lapisan masyarakat feodal memahami tanggung jawabnya masing-masing. Ikatan kesetiaan antara raja dengan golongan bangsawan merupakan kunci keberhasilan dalam sistem feodal. Di sinilah raja dapat melakukan tindakan yang keras kepada vassalnya yang dianggap tidak setia dan berani menentang raja.

Golongan serf yang tidak memiliki tanah dipaksa untuk bercocok tanam dan berternak di atas tanah yang diberikan oleh bangsawan. Sebagai balasannya serf memberi timbal balik kepada tuan tanah mereka atau melaksanakan tugas-tugas lain meliputi keperluan raja atau apabila terjadi peperangan harus siap dikerahkan menjadi laskar (tentara).
Di samping itu serf harus juga menyerahkan sebagian dari hasil mereka kepada tuan rumah (konsep serah).

KEHIDUPAN EKONOMI

Sebagaimana kita ketahui keadaan ekonomi di Eropa pada zaman pertengahan mengalami kemerosotan dan boleh dikatakan terbelakang.

Pada zaman pertengahan di Eropa ini, ada masyarakat pertanian yang memberlakukan sistem ekonomi sara diri, yang dicirikan sebagai berikut:
  1. Kegiatan ekonomi sara diri tidak banyak menghasilkan tanaman.
  2. Golongan serf yang mempunyai keahlian dalam membuat peralatan itu hanya untuk ditukarkan dengan bahan-bahan keperluan pokok seperti gandum, kambing, atau kuda.
Sistem jual beli yang diterapkan pada zaman pertengahan tersebut lebih pada sistem barter atau sistem tukar antara suatu barang dengan barang yang lainnya dan perdagangan antar bangsa dan jarak jauh tidak ada karena penggunaan uang yang terlambat pada tahun itu.

KEHIDUPAN POLITIK

Pada abad pertengahan, kekuasaan raja berkurang dan raja terpaksa berbagi kekuasaan dengan golongan bangsawan yang sangat berpengaruh di wilayahnya masing-masing. Raja akan mengalami pertentangan apabila mencoba untuk mengurangi kekuasaan para bangsawan tersebut.

Hal tersebut mengindikasikan tidak adanya kekuasaan pusat yang kuat sehingga mengakibatkan terjadinya persaingan yang tidak dapat dijaga di kalangan bangsawan yang bercita-cita tinggi. Keadaan ini menjadi sebab timbulnya peperanga-peperangan antara bangsawan. Kestabilan politik tidak ada di Eropa waktu itu.

KEHIDUPAN AGAMA

Kehidupan agama pada masa pertengahan ini mungkin yang paling banyak disorot, lebih-lebih karena pertentangan antara tokoh-tokoh agama dengan para cerdik pandai yang tidak sejalan dengan gereja.

Tetapi pertentangan antar tokoh agama dan para ilmuwan ini memerlukan penjelasan tersendiri. Sekarang yang kita fokuskan adalah kehidupan agama yang terjadi secara umum pada waktu itu.

Kemunduran ekonomi dan ketidakstabilan politik di Eropa pada zaman pertengahan memperbolehkan agama Kristiani meluaskan pengaruhnya mencakup semua aspek kehidupan. Kemudahan pendidikan pada masa itu juga disediakan oleh pihak Gereja.

Pada waktu itu agama Kristiani lebih mementingkan asfek kerohanian dan kehidupan setelah kematian. Aspek duniawi diberi perhatian untuk kalangan rakyat.

Sikap patuh sangat terlihat. Norma-norma agama diterima rakyat tanpa banyak tanya dan tanpa masalah. Akibatnya pemimpin-pemimpin gereja yang lebih mementingkan kehidupan duniawi dan kemewahan mengambil kesempatan. Pada zaman pertengahan para pemimpin gereja juga banyak yang terlibat persaingan dalam kekuasaan dan politik. (Sumber: Sejarah Peradaban Dunia. Oleh Lew Hee Men)

Next Article ==> Revolusi Inggris 1688

Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/24/2015

MENGENAL LEBIH JAUH PLANET MARS

MENGENAL LEBIH JAUH PLANET MARS
MENGENAL LEBIH JAUH PLANET MARS. Planet Mars atau yang biasa juga dikenal sebagai planet merah merupakan planet urutan ke-4 dari Matahari. Planet ini memiliki diameter 6.794,4 km. Sebagian besar dari Mars berupa gurun luas yang terdiri atas tanah dan batuan kecil-kecil berwarna merah. Mars tampak berwarna merah darah di langit malam.

Atmosfer Planet Mars terdiri dari 95 % CO2. Permukaan Mars sangat kasar, berbatu dan kering, sebagian ilmuwan menyakini air mengalir di bawahnya. Terdapat banyak lubang (kawah), bahkan ada kawah yang diameternya mencapai 120 km. Lubang-lubang tersebut kemungkinan terjadi akibat jatuhnya meteorit dipermukaannya.

Jarak antara Mars dan Matahari sekitar 227.940.000 km. Kala rotasi 24,6 jam dengan kala revolusi 687 hari. Suhu Planet ini berkisar antara 120 derajat C sampai 25 derajat C. Atmosfer di Mars lebih tipis jika dibandingkan dengan atmosfer Bumi. Udara Mars terdiri atas karbon dioksida, uap air, nitrogen, argon, dan oksigen.

Udara Planet Mars lebih tipis dari atmosfer bumi karena Mars mempunyai gaya tarik gravitasi yang rendah dan gas yang lebih ringan telah keluar dari atmosfernya ke angkasa.

Planet Mars mempunyai dua satelit yang diberi nama Phobos dan Deimos ditemukan oleh astronom Amerika Asaph Hall tahun 1877. Pada tahun 1971 Amerika Serikat mengirimkan pesawat penjelajah ke Mars yaitu Mariner 9. Mariner 9 berhasil mengambil foto yang memperlihatkan adanya lembah berkelok dan gunung api di Mars. Lembah berkelok itu diduga sungai yang mengering.

Foto yang diambil oleh pesawat penjelajah antariksa Mariner 9 memperlihatkan adanya lembah yang berkelok di daerah Chryse yang mungkin adalah sungai yang mengering. Mars juga memiliki gunung berapi yang besar. Salah satu di antaranya adalah Olympus Mons, gunung api terbesar dalam sistem Tata Surya. Ada pula gurun, ngarai, dan kubah es kutub.

Pada tahun 1976 Amerika mengirim Viking I dan Viking II. Berdasarkan foto Viking I, permukaan Mars tanpak gersang, berwarna merah dan berbatu. Pesawat penjelajah antariksa Viking II mencatat jumlah uap air yang banyak dan jurang es.

Air yang terdapat di Mars tidak banyak dan tampaknya tersimpan dalam kubah es yang membeku, Mars mempunyai tanda-tanda putih menutupi kedua kutubnya. Tanda-tanda terbut tampaknya tenggelam dan melebar seperti kubah kutub kita di Bumi. Kubah es di Planet Mars terdiri atas air es dan karbon dioksida beku. Tebal jurang es di kubah kutub utara ini mencapai 3,5 km.

Pada tahun 1877, seorang astronom Italia Giovanni Schiaparelli melakukan penelitian mendalam atas permukaan Planet Mars, ia melihat adanya garis-garis gelap yang tampaknya membentuk jaringan. Schiaparelli menamakannya canali, yang diterjemahkan menjadi kanal. Tampaknya ilusi optis inilah yang mendasari mitos bahwa Mars dihuni oleh ras canggih insinyur pengairan.

Selama hampir 60.000 tahun terakhir posisi terdekat Mars dengan Bumi, baru bisa dipandang sempurna bagaikan bulan purnama (konjungsi) dengan mata telanjang pada 27-29 Agustus 2003, dan pada posisi terdekat dengan Bumi tampak pada dini hari Jumat, 29 Agustus 2003, terlihat sebagai bintang yang paling terang dibanding bintang paling bercahaya saat itu, Sirius. Fenomena ini kemungkinan terjadi lagi 205 tahun lagi, tepatnya 24 Agustus 2208.

Kesimpulan:


Planet Mars adalah planet ke-4 dari Matahari. Disebut juga planet merah karena dia tampak berwarna merah darah di langit malam. Planet ini lebih besar dari Bumi, tapi lapisan atmosfer atau udaranya lebih tipis karena gaya tarik gravitasinya yang ringan. Planet Mars berjarak 227.940.000 km atau dibulatkan 230 juta km. Tidak ada bukti bahwa ada makhluk hidup (manusia) yang pernah tinggal di Planet Mars.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/22/2015

KEBIJAKAN KOLONIAL MASA PEMERINTAHAN DAENDELS

KEBIJAKAN KOLONIAL MASA PEMERINTAHAN DAENDELS
Herman William Daendels seorang Gubernur Jenderal yang memerintah dengan tangan besi
Herman William Daendels, merupakan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda yang diangkat oleh Lodewijk Bonaparte (Louis Napoleon), adik Napoleon Bonaparte, Kaisar Prancis. Jadi dia adalah satu-satunya penguasa di daerah kolonial Hindia-Belanda yang tidak diangkat oleh Ratu Belanda. Hal ini karena negeri Belanda berada dalam cengkeraman Prancis, dimana kemudian diubah namanya menjadi Republik Bataaf.

Daendels mulai memerintah Hindia-Belanda pada tanggal 28 Januari 1807. Dia diembankan dua tugas pokok, yaitu mempertahankan pulau Jawa dan membenahi sistem administrasi.

Berikut ini beberapa kebijakan dari Pemerintahan Kolonial Belanda pada masa pemerintahan Herman Willian Daendels, antara lain :

1. Membangun Ruas Jalan Raya Anyer-Panarukan

Ruas jalan raya Anyer sampai Panarukan ini dikenal dengan sebutan Jalan Raya Pos (Grote Postweg). Panjang jalan yang dibuat 1.100 km dan pada setiap 4,5 km didirikan pos perhentian dan penghubung pengiriman surat-surat. Tujuan pembangunan jalan ini adalah memperlancar komunikasi antar daerah sepanjang Pulau Jawa.

2.Membangun Armada Militer yang Kuat

Untuk mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris, maka Daendels membangun armada militer yang kuat, tangguh, dan banyak. Karena kesulitan mendatangkan tambahan pasukan dari Belanda, maka dia pun kemudian membentuk pasukan yang berasal dari pasukan pribumi. Upaya ini kemudian diikuti dengan mendirikan sekolah militer di Batavia, tempat pembuatan senjata di Semarang, dan pembangunan benteng serta pabrik senjata di Surabaya. selain persenjataan darat, Daendels pun berusaha mengadakan dan memperbaiki sarana-sarana pertahanan laut.

3. Memperbaiki Struktur Pemerintahan

Melihat kewenangan VOC yang terlalu luas. Daendels kemudian membatasi kewenangan VOC tersebut, supaya mereka tidak mudah terjerumus dalam tindakan korupsi. Dia berusaha memberikan gaji yang cukup bagi pegawainya, dengan ketentua mereka dilarang berdagang, menerima hadiah, atau pemberian yang tidak sah. Selanjutnya, Pulau Jawa dibagi ke dalam sembilan karesidenan yang berada di bawah pengawasan pemerintah pusat di Batavia.

4. Menyerahkan Pengadaan Hasil Bumi (Verplichte Leveranties)

Semasa VOC berkuasa, rakyat dipaksa menjual hasil buminya kepada penguasa. Aturan semacam itu tetap diberlakukan karena Daendels membutuhkan biaya yang besar untuk menjalankan semua kebijakannya di Hindia-Belanda. Hasil bumi yang amat diperhatikan yakni harga kopi yang harganya mahal di pasaran Eropa.

Semua kebijakan yang dilakukan oleh Herman William Daendels ini menyebabka rakyat sangat membecinya, dia dianggap memerintah dengan tangan besi. Pembangunan ruas jalan raya Anyer – Panarukan dikerjakan dengan sistem rodi (kerja paksa), para pekerja berkerja di bawah tekanan, siksaan, dan tanpa diberikan upah.

Saking kerasnya Daendels memerintah, dia dijulukin oleh rakyat dengan Tuan Besar Guntur atau Jenderal Mas Galak. Kekejaman dan kesewenang-wenangannya ini pula yang menjadikan dia bulan-bulanan lawan politiknya. Sehingga Louis Napoleon, atas pertimbangan para petinggi Belanda, pada tahun 1811 mencopot kedudukannya dan digantikan oleh Jenderal Janssens.

Berikutnya baca: Kebijakan Sistem Tanam Paksa
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/22/2015

SEJARAH KERAJAAN TARUMANEGARA

SEJARAH KERAJAAN TARUMANEGARA

Kerajaan Tarumanegara terletak di Jawa Baret tepatnya di Bogor sekarang. Kerajaan ini berdasarkan peninggalan sejarah yang telah ditemukan diperkirakan ada pada tahun 450 Masehi, di awal abad ke-5. Ibu kota kerajaan ini terletak di Jayasinghapura. Nama Tarumanegara diduga berasal dari kata taruma yang berarti nila. Para ahli belum dapat memastikan keterkaitan nama Tarumanegara dengan nama sebuah sungai, yakni Citarum yang mengalir di Jawa Barat.
 
SEJARAH KERAJAAN TARUMANEGARA
Wilayah Kekuasaan Kerajaan Tarumanegara

Raja yang memerintah Kerajaan Tarumanegara adalah Raja Purnawarman, penganut ajaran Hindu. Dalam salah satu prasasti peninggalan kerajaan ini, yakni prasasti Tugu (terdapat di Jakarta) disebutkan bahwa Raja Purnawarman telah menggali Sungai Gomati dalam masa pemerintahan yang ke-22. Panjang sungai 6.122 busur atau sekitar 12 kilometer yang dikerjakan dalam jangka waktu 21 hari. Sungai Gomati ini dibuat setelah sebelumnya masyarakat selesai melakukan penggalian Sungai Chandrabagha. Pada akhir pekerjaan penggalian, Raja Purnawarman kemudian memberikan hadian 1.000 ekor lembu kepada para brahmana.
 
Sungai Gomati dibuat dengan maksud untuk mengatisipasi banjir yang sering terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi di wilayah kerajaan tersebut. Ini menandakan bahwa Raja Purnawarman sangat perhatian kepada kesejahteraan dan keamanan rakyatnya. Penggalian ini dilakukan dengan gotong royong dan tanpa pemaksaan terhadap rakyat.
 

Kehidupan Beragama, Sosial dan Ekonomi Masyarakat

 
Seperti yang telah kita singgung di atas, Raja Purnawarman menganut ajaran Hindu, ini menandakan bahwa pengaruh agama Hindu sudah masuk ke kalangan istana. Walaupun begitu tidak semua penduduk Tarumanegara memeluk agama Hindu. Ada sebagian dari masyarakat yang masih menganut “agama kotor” (animisme) dan ada juga yang memeluk agama Buddha walaupun jumlahnya sangat sedikit.
 
Kehidupan sosial masyarakat Tarumanegara sudah teratur dan berjalan dengan baik. Gotong royong sudah terjalin dan sudah mampu menciptakan stabilitas politik di wilayahnya.
 
Mata pencaharian penduduk adalah pertanian, perternakan, perikanan, perburuan binatang, pelayaran, perdagangan, dan pertambangan. Kegiatan pertanian dititik beratkan pada pertanian padi, perternakan lembu, kegiatan perikanan berupa produk kulit penyu, sedangkan untuk perburuan binatang, yang diburu adalah binatang yang diambil dagingnya untuk konsumsi dan juga berburu badak dan gajah yang diambil cula dan gadingnya untuk bahan perdagangan yang dapat di ekspor. Adapun usaha pertambangan berdasarkan berita dari Cina, yang dilakukan adalah pertambangan emas, perak, dan benda perunggu.
 
Untuk bidang kesenian, Kerajaan Tarumanegara terkenal dengan seni patungnya. Hal ini diketahui dari penemuan dua arca Wisnu di Desa Cibuaya, Karawang. Bentuk kedua Arca memperlihatkan aliran seni di Jawa Barat pada saat itu. Arca ini ternyata mempunyai persamaan dengan langgam seni patung dari India pada abad ke-7 Masehi. Beberapa ahli menyimpulkan bahwa Tarumanegara sempat menjadi salah satu pusat seni pada abad itu.
 

Bukti-Bukti Keberadaan Kerajaan Tarumanegara

 
Bukti tentang keberadaan dari Kerajaan Tarumanegara ini dapa diketahui dari berbagai prasasti yang mengjadi peninggalah kerajaan tersebut. Semua prasasti yang ditemukan ditulis dengan huruf Pallawa dengan bahasa Sanskerta, dalam bentuk syair. Selain prasasti-prasasti keberadaan kerajaan ini juga dapat dibuktikan dari berita-berita dari para pengelana Cina yang pernah ke Tarumanegara, yang dalam bahasa Cina disebut To-lo-mo.
 
Berikut ini, kita sebutkan beberapa prasasti dan kabar dari Cina yang menjadi bukti keberadaan dari Kerajaan Tarumanegara ini.
 
a. Berita dari Cina pada masa dinasti Sui dan dinasti Tang Muda menyebutkan bahwa ada kerajaan bernama To-Lo-Mo, yaitu Taruma yang beberapa kali mengirimkan utusan ke Cina pada tahun 669. Catatan pendeta Cina Fa-Hien mengatakan ketika ia singgah di Tarumanegara selama lima bulan, dalam perjalan pulangnya dari India ke Cina. Mengatakan bahwa di bandar-bandar kerajaan Tarumanegara penduduknya telah memeluk agama Hindu.
 
b. Prasasti Ciaruteun atau disebut prasasti Sang Hyang Tapak karena pada prasasti tersebut terdapat sepasang tapak kaki raja seperti kaki Dewa Wisnu. Isi prasasti ini menggambarkan bahwa raja dan rakyat Kerajaan Tarumanegara menganut agama Hindu Wisnu.
 
c. Prasasti Kebon Kopi. Di dalamnya terdapat gambar dua telapak kaki gajah. Tulisan di prasasti itu adalah “Di sini tampak sepasang dua telapak kaki seperti airawata, gajah penguasa Taruma yang agung dan jaya”.
 
d. Prasasti Jambu, yaitu berisi sanjungan, kebesaran, kegagahan, dan keberanian Raja Purnawarman.
 
e. Prasasti Tugu. Isi prasasti itu tentang berita penggalian Sungai Gomati, seperti yang telah kita kemukakan di atas.
 
f. Prasasti Pasir Awi, yaitu prasasti yang ditulis dengan huruf ikal dan belum dapat dibaca. Dalam prasasti ini juga terdapat sepasang tapak kaki.
 
g. Prasasti Lebak, yaitu prasasti yang memuji kebesaran dan keagungan Raja Purnawarman. Prasasti ini disebut juga prasasti Cidanghiang karena ditemukan di tepi sungai Cidanghiang, Banten. Prasasti ini ditulis dalam huruf Pallawa.
 
h. Prasasti Muara Cianten di Bogor. Dalam prasasti ini juga terdapat sepasang telapak kaki seperti yang tampak pada prasasti Ciaruteun.
 

Masa Kemunduran atau Keruntuhan

 
Belum terdapat sumber yang jelas tentang masa-masa kemunduran dan keruntuhan dari Kerajaan Tarumanegara ini. Berita Cina hanya menyebutkan bahwa utusan terakhir Tarumanegara yang datang ke negaranya, yaitu pada tahun 666 dan 669 Masehi. Itulah sebabnya, beberapa ahli sejarah menduga Kerajaan Tarumanegara runtuh pada abad ke-7.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/22/2015

MENGATASi MASA-MASA SUSAH DAN KRITIS

MENGATASi MASA-MASA SUSAH DAN KRITIS
La Tahzan = Jangan Bersedih
Mengatasi masa-masa susah dan kritis. Yang namanya hidup di dunia, tentu saja manusia tak kan pernah lepas dari segala kesulitan dan kesusahan. Tak ada seorang pun yang hidupnya terus mulus dan menyenangkan selama dia hidup. Karena itulah masa sulit itu tentu akan datang juga menghampiri setiap manusia. Namun masa sulit ini juga tidak akan abadi, sebagaimana segala sesuatu yang ada di bumi ini, akhirnya akan sirna jua.
 
Tinggal bagaimana sekarang kita bersikap ketika masa sulit dan kritis itu mampir dan menggilir kita. Tentu saja penerimaan setiap orang akan berbeda-beda dalam menyikapinya tergantung kekuatan batin, pengetahuan, dan mungkin juga tergantung dari lingkungan. Ada yang meresponnya dengan shock, stress, dan banyak juga yang mampu menyikapi keadaan down tersebut dengan sangat baik, karena mampu mengambil hikmah dari semua kesulitan yang sedang dihadapinya.
 
Pernah seorang kolumnis terkenal Ann Landers, mengatakan : Apabila saya diminta untuk memberikan apa yang saya anggap sebagai suatu nasihat paling bermanfaat bagi semua manusia, maka nasihat itu adalah sebagai berikut: Anggaplah kesulitan itu sebagai bagian yang tidak dapat dihindarkan dalam hidup ini dan, apabila kesulitan itu datang, tegakkanlah kepala Anda tinggi-tinggi, tataplah dengan tajam mata makhluk bernama kesulitan tersebut dengan mengatakan, “Saya akan menjadi lebih besar daripadamu. Kau tidak akan dapat mengalahkanku,” Kemudian katakan kepada diri anda sendiri secara berulang-ulang semua kata-kata yang menghibur, “Kesulitan ini pun juga akan berlalu.”
 
Maafkanlah diri anda sendiri atas kesalahan yang telah anda perbuat sehingga menyebabkan munculnya kesulitan anda. Memang memaafkan diri sendiri tentunya sangat sulit bila dibandingkan dengan memaafkan orang lain. Tetapi tetap saja harus anda mencoba memaafkan diri anda sendiri, sehingga anda tidak larut dalan kesedihan dan keterpurukan. Dan yakinkan diri anda bahwa semua akan menjadi lebih baik.
 
Yakinlah bahwa sesuatu yang baik itu dapat datang dari pengalaman yang tidak baik, apabila anda dapat mengambil pelajaran darinya. Ambillah keuntungan dari pengalaman yang pahit itu, dan kemudian lupakanlah.
 
Badan kita akan terasa berdenyut-denyut keras setiap kali kita berada dalam keadaan emosional. Berusaha untuk melepaskan diri dari apa-apa yang telah dilakukan atau dari penderitaan karena kehilangan kesempatan; itu bukan saja bodoh, tetapi juga tidak ada gunanya.
 
Dalam banyak hal, kita tidak dapat mengendalikan apa pun yang terjadi pada kita. Meskipun demikian, kita masih dapat mengendalikan reaksi kita terhadap apa-apa yang terjadi pada kita. Kita masih dapat berhenti melakukan perhitungan dan kemudian melepaskan diri dari lingkaran yang menjerat itu, atau kita kerahkan diri untuk berdiri kembali di atas kaki sendiri.
 
Apabila kita menjadi korban orang lain, maka kita harus menjaga agar mereka jangan sampai mendapat kekuatan untuk menghancurkan semangat hidup kita, untuk membuat kita sakit secara fisik, atau bahkan mungkin memperpendek umur kita. Dokter pun kebanyakan akan mengatakan kepada anda bahwa cemas, khawatir, ketegangan jiwa, dan kemarahan itu dapat membuat anda lebih sakit daripada virus.
 
So, setelah anda membaca artikel ini, apakah anda masih mau berkubang dalam kegelisahan, kemarahan, kebencian, dan penyesalan yang terus menerus. Atau apakah anda masih ingin mencoba lepas dari semua kesulitan dengan mengingat-ngingat kesalahan yang telah anda lakukan. Hentikanlah karena itu akan menghancurkan dan membunuh diri anda sendiri.
 
Sebelum saya mengakhiri tulisan ini, masih saya berikan resep tambahan untuk anda yang lagi mengalami masa sulit dan kritis ini. Bacalah dan ingatlah, karena ini perintah untuk anda sembuh!
 
Putarlah waktu ke masa peristiwa itu terjadi, lalu rubahlah sehingga anda tidak perlu mengalami semua kesusahan yang menimpa diri anda!
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/21/2015

VARIAN PENGGUNAAN TEMBAKAU

Tahukah Anda, tembakau tidak hanya dimanfaatkan melalui merokok saja, masih banyak cara lain untuk menggunakan tembakau, sebagai bahan kesenangan manusia. Di bawah ini akan kita uraikan varian atau bentuk lain dari penggunaan tembakau yang dapat kita himpun.

Varian 1. Tembakau Dikunyah


Masyarakat di Indonesia dari dulu bahkan masih terdapat hingga sekarang menggunakan tembakau dengan dikunyah. Caranya daun tembakau yang kering dirajang, kemudian dibentuk bulat, lalu diselipkan di antara gusi dan bibir. Di Indonesia varian ini dikenal dengan tembakau sugi (susur atau suntil). Di Amerika Serikat dan Amerika Selatan malah dijadikan pelet yang diisap-isap sebagai kembang gula.

Varian 2. Tembakau Dijadikan Minuman


Cara penggunaan tembakau ini, tidak kalah uniknya dengan varian pertama tadi. Varian 2 ini, tembakau diproses menjadi cairan dengan cara di jus, ditambahkan garam dan bahan rempah-rempah, kemudian jus tembakau tersebut dijadikan minuman. Atau juga hanya dihirup-hirup baunya. Emm mantappp...

Varian 3. Tembakau Jilatan


Dibuat sebagai bahan jilatan, biasanya dibuat dari tepung ubi dicampur dengan jus tembakau dan ditambah bahan yang lain. Setelah itu, diambil sedikit dan digoreskan di gigi, gusi, atau lidah.

Varian 4. Tembakau sebagai Supositoria


Maksudnya tembakau dimanfaatkan melalui bagian belakang tubuh manusia (dubur), dengan maksud untuk mengobati penderita cacingan dan sembelit. Tetapi penggunaan bentuk ini, kemudian bergeser menjadi suatu kebiasaan yang menyenangkan, artinya tidak terbatas untuk pengobatan saja. Cara pemanfaatannya yaitu tembakau yang kering dimasukkan ke dalam dubur dan dibiarkan untuk beberapa lama.

Varian 5. Tembakau Hirup


Penggunaan tembakau model ini dilakukan dengan cara, daun tembakau dikeringkan dulu, lalu digiling dan diayak sehingga diperoleh hasil ayakan yang paling halus. Dihirup dengan meletakkan di tangan, atau pada daun dan menggunakan alat serta kadang-kadang dibantu oleh teman yang lain.

Varian 6. Menghirup Asap Rokok Tembakau

Hal ini berbeda dengan cara merokok seperti biasanya. Tapi perokok akan mengembuskan asap daun tembakau yang dibakar dari satu dapur melalui saluran ke muka atau kepala para penggemar. Daun tembakau kering yang dibakar pada suatu tempat yang khusus.

Varian 7. Tembakau Melalui Kulit atau Jaringan Tubuh yang Lain


Melekatkan tembakau pada kulit dengan plester, atau memberikan cairan atau asap rokok daun tembakau melalui mata untuk "menikmati rasa" tembakau. Ada juga yang menggunakan plester dengan kadar nikotin tertentu, ditempelkan di kulit untuk beberapa waktu guna menanggulangi ketergantungan terhadap nikotin tanpa adanya asap rokok yang diisap. Cara ini sepertinya dapat dipergunakan sebagai gerakan berhenti merokok. ( Sumber: Mangku Sitepoe, Usaha Mencegah Bahaya Merokok)

Nah, itulah beberapa varian penggunaan tembakau yang sudah ada dan dikenal oleh manusia sejak lama. Bagaimana sobat, semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan dan malah dapat menggugah anda untuk berhenti merokok.


Baca artikel berikutnya: Kebiasaan Merokok dan Usia Harapan Hidup



Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/19/2015

KERAJAAN KUTAI AWAL MASA SEJARAH INDONESIA

KERAJAAN KUTAI AWAL MASA SEJARAH INDONESIA
Yupa - Kerajaan Kutai
Tentu kalian masih ingat, apa yang dimaksud dengan masa sejarah itu? Ya betul. Masa sejarah adalah masa dimana manusia mulai mengenal aksara atau tulisan, dan masa sebelum itu disebut dengan masa prasejarah. Lalu apa hubungannya Kerajaan Kutai dengan masa sejarah Indonesia? Untuk lebih jelasnya mari ikuti terus uraian di bawah ini.
 
Tahukah kamu dimana letak kerajaan Kutai? 

Kutai merupakan sebuah daerah yang terletak di sekitar tepi aliran Sungai Mahakam (Kalimantan Timur). Di tempat ini, berdirilah sebuah kerajaan, yang diberi nama Kerajaan Kutai.
 
Berdasarkan Yupa yang ditemukan di sana, kerajaan Kutai berdiri sekitar tahun 400 masehi atau awal abad ke-5. Raja pertama dari kerajaan ini bernama Kudunga. Ditilik dari nama raja tersebut kerajaan Kutai adalah kerajaan yang tidak terpengaruh dengan agama Hindu. Kerajaan Kutai diyakini oleh para ahli sebagai kerajaan tertua yang pernah ada di Indonesia.
 
Oh ya, tahukah kalian, apa yang dimaksud dengan Yupa itu?
 
Yupa merupakan tugu atau batu bertulis yang dibuat sebagai peringatan upacara kurban. Semua yupa tersusun dalam bentuk syair yang menggunakan tulisan Pallawa dengan bahasa Sanskerta. Yupa-yupa yang ditemukan di darah Kutai tidak memiliki angka tahun di dalamnya. Para ahli menentukan usia yupa tersebut dengan meneliti bentuk-bentuk tulisan dan bahasa yang digunakan pada yupa, kemudian menyimpulkan dengan jitu umur dari yupa tersebut. Dengan demikian usia dari kerajaan Kutai dapat ditentukan.
 
Siapakah orang yang bernama Kudunga itu?
 
Kudunga adalah orang atau raja pertama dari Kutai. Beliaulah yang membangun dan mendirikan kerajaan Kutai. Nama Kudunga adalah nama asli yang biasa digunakan oleh orang-orang Kutai, tidak ada unsur nama Hindu di dalamnya. Kudunga ini adalah orang yang paling bijaksana dan paling berpengaruh di masyarakatnya. Beliau memiliki kemampuan yang besar dalam mengatur dan mengontrol masyarakatnya, sehingga mereka tunduk dan menjadikan Kudunga sebagai pemimpin pemerintahan dan sekaligus sebagai pemimpin adat.
 
Raja Kudunga memiliki putra yang bernama Aswawarman, yang kemudian menggantikannya sebagai raja Kutai. Pada masa Aswawarman sebagai raja inilah, kemudian masuk pengaruh agama Hindu. Aswawarman dinobatkan sebagai raja dengan cara Hindu. Penobatan raja dengan cara vratyastoma, yaitu pengangkatan seseorang menjadi kasta yang tinggi (bangsawan).
 
Raja Aswawarman disebut sebagai wangsakarta yang bermakna pendiri keluarga kerajaan. Maksudnya, Aswawarman adalah raja pertama yang membentuk keluarga yang sudah berbudaya India. Sejak Aswawarman berkuasa di Kutai, budaya Hindu mulai memasuki kalangan keluarga kerajaan dan memengaruhi corak kehidupan masyarakat.
 
Setelah Aswawarman mangkat, dia digantikan oleh salah seorang dari ketiga putranya yang paling terkemuka yakni Mulawarman. Mulawarman ini merupakan raja dari kerajaan Kutai yang sangat dermawan seimbang dengan kerajaannya yang cukup kaya dan makmur. Diberitakan dalam sebuah yupa bahwa Raja Mulawarman adalah raja yang mulia dan terkemuka, yang telah memberi sedekah 20.000 ekor sapi kepada para brahmana di tanah suci waprakeswara (tanah suci yang ditinggikan untuk menyembah Dewa Syiwa). Tugu ini dibuat para brahmana untuk menghormati kebaikan Raja Mulawarman.
 

Kesimpulan

 
Dari apa yang kita uraikan di atas maka kita dapat memberikan kesimpulan bahwa tulisan tertua dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta yang terdapat pada yupa yang diketemukan di daerah Kutai tersebut merupakan tulisan tertua di Indonesia. Dengan ditemukan tulisan pada yupa tersebut maka masa sejarah di Indonesia dimulai yakni bermula pada tahun 400 masehi atau awal abad ke-5 sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh para ahli.

Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/18/2015

PERANG DUNIA II FRONT AFRIKA

PERANG DUNIA II FRONT AFRIKA
Grafis Azanul untuk PD II Front Afrika
Front Afrika pada Perang Dunia II merupakan medan perang antara Italia-Jerman melawan Inggris dan beberapa negara pendukungnya (Sekutu). Pada tahun 1940 pasukan Italia menginvasi Mesir (Afrika), tetapi pasukan Inggris yang ada di sana berhasil menggagalkannya.

Melihat kegagalan Italia ini, Pasukan Jerman di bawah pimpinan Jenderal Erwin Rommel datang memberikan bantuan menyerbu Afrika dan menghantam Inggris di Afrika Utara. Jenderal Erwin berhasil menguasai Afrika dan mengalahkan pasukan Inggris dan sekutunya. Tetapi kemenangan ini tidak berhasil lama, karena pimpinan Jerman Adolf Hitler tidak sempat memberikan bantuan material terhadap pasukannya di Mesir tersebut, hal ini terjadi karena Jerman sibuk menghadapi Uni Soviet.

Kesempatan ini digunakan Inggris untuk menggempur kembali kekuatan Jerman di Mesir. Dalam pertempuran di kota El-Alamien (perbatasan Libya-Mesir), pasukan Inggris di bawah pimpinan Letnan Jenderal Montgomery berhasil menghalau tentara Jerman pada 23 Oktober 1942. Selanjutnya, pasukan Inggris dan sekutunya berusaha membebaskan negara-negara yang diduduki Italia-Jerman. Akhirnya seluruh Afrika Utara dan Timur berhasil dibebaskan Sekutu pada tahun 1943.

Konsekuensi dari kekalahan pada perang front Afrikan ini, Italia terikat dengan perjanjian Paris, yakni perjanjian yang dibuat antara Sekutu dan Italia pada bulan Pebruari 1947. Isinya antara lain:
  1. Wilayah kekuasaan Italia dipersempit
  2. Triest merdeka di bawah pengawasan UNO
  3. Albania dan Ethiopia diberi kemerdekaannya kembali
  4. Semua jajahan Italia di Afrika Utara diambil Inggris
  5. Italia harus membayar kerugian perang
Berikutnya : Akhir dan Dampak Perang Dunia II
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/12/2015

PERKEMBANGAN SOSIAL DAN MORAL SISWA

PERKEMBANGAN SOSIAL DAN MORAL SISWA
Perkembangan Sosial dan Moral Siswa. Pendidikan adalah upaya penumbuhkembangan sumber daya manusia melalui proses hubungan interpersonal (hubungan antarpribadi) yang berlangsung dalam lingkungan masyarakat yang terorganisasi, dalam hal ini masyarakat pendidikan dan keluarga (tinjauan psikososial). Karena itu tak mengherankan jika seorang siswa menggantungkan responnya terhadap pelajaran di kelas pada persepsinya terhadap guru pengajar dan teman-taman sekelasnya. Positif atau negatifnya persepsi siswa terhadap guru dan teman-temannya itu sangat mempengaruhi kualitas hubungan sosial para siswa dengan lingkungan sosial kelasnya dan bahkan mungkin dengan lingkungan sekolahnya.

Selanjutnya pendidikan yang berlangsung secara formal di sekolah dan yang secara informal di lingkungan keluarga memiliki peranana penting dalam mengembangkan psikosial siswa. Perkembangan psikososial siswa, atau sebut saja perkembangan sosial siswa, adalah proses perkembangan kepribadian siswa selaku seorang anggota masyarakat dalam hubungan dengan orang lain.

Perkembangan ini berlangsung sejak masa bayi hingga akhit hayatnya. Perkembangan sosial, menurut Bruno (1987), merupakan proses pembentukan social self (Pribadi dalam masyarakat), yakni pribadi dalam keluarga, budaya, bangsa, dan seterusnya.

Seperti dalam proses-proses perkembagan lainnya, proses perkembangan sosial dan moral siswa juga selalu berkaitan dengan proses belajar. Konsekuensinya, kualitas hasil perkembangan sosial siswa sangat tergantung pada proses kualitas belajar (khususnya belajar sosial) siswa tersebut baik dilingkungan sekolah dan keluarga maupun di lingkungan yang lebih luas. Ini bermakna bahwa proses belajar itu amat menentukan kemampuan siswa dalam bersikap dan berperilaku sosial yang selaras dengan norma moral, agama, moral tradisi, moral hukum, dan norma moral lainnya yang berlaku dalam masyarakat siswa yang bersangkutan.

Dalam dunia psikologi belajar terdapat banyak aliran pemikiran yang berhubungan dengan perkembangan sosial.

Di antara ragam mazhab perkembangan sosial ini yang paling menonjol dan layak dijadikan rujukan adalah: 1) aliran teori cognitive psychology dengan tokoh utama Jean Piaget dan Lawrence Kohlberg; 2) aliran teori social learning dengan tokoh utama Albert Bandura dan R.H. Walters.

Tokoh-tokoh psikologi tersebut telah banyak melakukan penelitian dan pengkajian perkembangan sosial anak-anak usia sekolah dasar dan menengah dengan penekanan khusus pada perkembangan moralitas mereka. Maksudnya, setiap tahap perkembangan sosial anak selalu dihubungkan dengan perkembangan perilaku moral , yakni perilaku baik dan buruk menurut norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. (Psikologi Belajar, Muhibbin Syah).
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/12/2015

KONDISI SOSIAL INDONESIA

KONDISI SOSIAL INDONESIA
Bendera Indonesia Merdeka
Kondisi sosial Indonesia yang kita bahas akan meliputi: 1) Suku Bangsa; 2) Penduduk; 3) Bahasa; 4) Agama; 5) Pendidikan. Baiklah untuk jelasnya mari kita bahas masing-masing dari ke lima bagian tersebut, sebagai berikut.

1. SUKU BANGSA


Penduduk Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dan keturunan. Secara etimologis, sebagian besar suku bangsa di Indonesia berasal dari keturunan rumpun bangsa Mongoloid. Mereka pada umumnya tersebar di bagian wilayah Indonesia bagian Barat. Sebagian lagi, yang tinggal di wilayah Indonesia bagian Timur, merupakan keturunan Melanesia dan Negroid.

Wilayah Indonesia yang sangat luas dengan kondisi alam yang beraneka ragam menghasilkan suatu pola kehidupan masyarakat yang beraneka ragam pula. Kebiasaan masyarakat yang tumbuh dan berkembang dipengaruhi oleh kondisi fisik setempat. Hal inilah yang menyebabkan Indonesia memiliki beraneka ragam suku bangsa dengan berbagai adat dan budyanya yang unik. Tercatat tidak kurang dari 250 suku bangsa yang telah dapat diidentifikasi di Indonesia. Beberapa suku bangsa memiliki jumlah penduduk yang besar, di antaranya adalah suku Jawa (45% jumlah penduduk Indonesia), Sunda (14% jumlah penduduk Indonesia), Madura (8%), dan Batak (7%).

Keanekaragaman suku bangsa tersebut melahirkan keanekaragaman budaya. Berbagai peningglan budaya yang terkenal antara lain, berbagai bentuk candi, pakain tradisional, tarian, wayang, kesusasteraan, upacara adat, dan berbagai seni pertunjukkan lainnya.

2. PENDUDUK


Indonesia termasuk negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia, jumlah penduduk Indonesia adalah 237.556.363 orang (menurut SP2010). Berdasarkan jumlah penduduk tersebut, Indonesia menempati urutan ke empat dunia setelah Amerika Serikat, India, dan China.

Berdasarkan dari data kependudukan yang ada persebaran penduduk di beberapa wilayah Indonesia belum merata. Sekitar 60% penduduk masih terkosentrasi di pulau Jawa. Ketidakmerataan penduduk Indonesia menyebabkan pula ketidakseimbagan daya dukung wilayah antara Pulau Jawa dengan di luar Pulau Jawa. Kondisi demikian, merupakan suatu masalah bagi pemerintahan terkait dalam upaya pemerataan pembangunan maupun dalam hubungannya dengan pertahanan dan keamanan. Hal ini perlu mendapat perhatian dan upaya penanganan dari pemerintah mengingat penduduk merupakan salah satu unsur penting yang dapat menunjang perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

3. BAHASA


Bahasa resmi yang digunakan di Indonesia adalah bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia termasuk dalam rumpun bahasa Melayu yang berkembang di beberapa negara di wilayah Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Indonesia.

Selain Bahasa Indonesia, terdapat sekitar 300 bahasa daerah dengan dialek bahasa dan jenis aksaranya masing-masing. Beberapa bahasa daerah yang berkembang, antara lain, bahasa Jawa (memiliki lebih dari 80 juta penutur dengan dialek daerah yang berbeda-beda) yang digunakan di Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur. Selain itu terdapat juga bahasa dan dialek Sunda di Jawa Barat. Di Sumatra berkembang bahasa dan dialek Aceh, Batak, dan Minangkabau. Di Kalimantan berkembang bahasa Melayu dengan dialek Iban, Kahayan, dan berbagai dialek daerah lainnya. Di Bali dan Nusa Tenggara berkembang bahasa dan dialek Bali, Sasak, dan Sumbawa. Di Sulawesi dan Minahasa berkembang bahasa dan dialek Toraja, Bugis, dan Makasar. Adapun di Papua berkembang bahasa dan dialek Papua.

Selain perkembangan bahasa dan dialek daerah tersebut, terdapat juga aksara-aksara lama selaku aksara daerah yang digunakan dalam penulisan hasil-hasil kesusastraan masa lampau. Bentuk-bentuk aksara tersebut, di antaranya aksara Jawa, aksara Bali, aksara Batak, dan aksara Bugis.

4. AGAMA


Kepercayaan asli nenek moyang Indonesia adalah animisme dan dinamisme. Animisme adalah kepercayaan terhadap roh yang menempati benda-benda tertentu mempunyai kekuatan. Kepercayaan ini sudah ada jauh sebelum datang ajaran agama ke Indonesia.

Agama yang terbesar jumlah penganutnya di Indonesia adalah agama Islam, > 85% penduduknya memeluk agama ini. Agama lain yang berkembang adalah agama Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Kong Hu Cu. Selain itu terdapat berbagai jenis aliran kepercayaan kepada Tuhan yang berkembang di masyarakat.

5. PENDIDIKAN


Pendidikan merupakan salah satu indikator penunjang naiknya tingkat kualitas penduduk. Pada tahun ajaran 2000, tidak kurang dari 28,7 juta anak Indonesia terdaftar sebagai siswa sekolah dasar. Pemerintah mengadakan program wajib belajar 6 tahun bagi warga negaranya. Kondisi ini kemudian semakin berkembang dengan digalakkannya program pendidikan dasar hingga 9 tahun yang meliputi pendidikan sekolah dasar (6 tahun) dan sekolah menengah pertama (3 tahun). Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas penduduk Indonesia. (IPS SMP/MTs Kelas VIII, Sanusi Fattah, Amin Hidayat, Judi Waskito, Mohammad Taukit Setyawan)
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/11/2015

TAHAPAN PERKEMBANGAN KOGNITF ANAK MENURUT PIAGET

TAHAPAN PERKEMBANGAN KOGNITF ANAK MENURUT PIAGET
Berikut ini kita akan uraikan tentang Tahapan Perkembangan Koginitif Anak Menurut Piaget, seperti yang telah admin janjikan pada postingan kemarin. Bagi pemirsa yang belum membacanya, silahkan untuk dibaca, supaya ada kesinambungan dengan artikel akan kita paparkan sekarang.

 TAHAPAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK


Jean Piaget mengklasifikasikan perkembangan kognitif anak menjadi empat tahapan, yaitu: 1) Tahap Sensory-motor; 2) Pre-operational; 3) Concrete-operational; 4) Formal-operational.

TAHAP SENSORI-MOTOR

Tahap sensori-motor berlangsung dari 0 - 2 tahun. Pada rentang usia ini, seorang anak memiliki intelegensi yang masih primitif. Walaupun masih primitif, tetap saja intelegensi sensori-motor amat berarti karena ia menjadi fondasi untuk terbentuknya tipe-tipe inteligensi yang dimiliki bagi anak itu kelak.

Inteligensi sensori-motor dipandang sebagai inteligensi praktis untuk belajar berbuat terhadap lingkungannya sebelum ia mampu berpikir mengenai apa yang sedang ia perbuat. 

Di masa-masa ini, seorang anak belajar mengenal benda secara praktis dan belajar menimbulkan efek tertentu tanpa memahami maksud dari perbuatannya tersebut.

Ketika bayi berinteraksi dengan keadaan sekelilingnya, secara otomatis sensori-motornya akan bekerja dan menuntun mereka sampai apa yang menjadi kebutuhan mereka terpuaskan. Hal itu selalu dilakukan bayi, baik ketika ia hendak memenuhi dorongan lapar dan dahaganya maupun ketika bermain dengan benda-benda mainan yang ada di sekitarnya.

Seorang bayi pada usia di bawah 18 bulan, menurut Piaget, belum mampu mengenali obyek permanen. Artinya, benda apa pun yang tidak ia lihat, tidak ia sentuh, atau tidak ia dengar selalu dianggap tidak ada meskipun sesungguhnya benda itu ada di tempat lain.

Lalu bagaimana pengenalan bayi terhadap puting susu ibunya? Pada dasarnya seorang bayi mampu mengenali dan memahami obyek-obyek dengan sekema-sensori. Tetapi pengenalan ini berbentuk konfigurasi-konfigurasi (gambaran bentuk sesuatu) sensori yang stabil. Konfigurasi itu oleh Piaget disebut "tableaux" atau "tableau" yang berarti pemandangan tetap atau pertunjukan bisu.

Sejak usia dua minggu bayi mampu menemukan puting susu ibunya, kemudian belajar mengenal sifat keadaannya, dan cara yang efektif untuk mengisap sumber minuman dan makanannya itu. Kemampuan pengenalan lewat upaya belajar tersebut tidak berarti ia menegerti bahwa susu ibunya merupakan organ atau bagian dari tubuh ibunya.

Yang dipahami dari perbuatannya itu adalah apabila benda tableau itu didekatkan, maka ia akan mengasimilasikan dan mengakomodasikan skema sensori-motornya untuk mencapai ekuilibrium dalam arti dapat memuaskan kebutuhannya.

Kemampuan mengenal object permanence secara bertahap dan sistematis muncul ketika usia bayi sudan mencapai 18 hingga 24 bulan.

TAHAP PRA-OPERASIONAL

Tahapan ini terjadi pada anak berusia 2 - 7 tahun. Pada tahap pra-operatioanal seorang anak sudah mampu mengenal obyek permanen. Kemampuan ini disebabkan munculnya kapasitas kogitif baru yang disebut representation atau mental representation (gambaran mental).

Representasi adalah sesuatu yang mewakili atau menjadi simbol atau wujud sesuatu yang lainnya. Representasi mental merupakan bagian penting dari skema kognitif yang memungkinkan anak berpikir dan menyimpulkan keberadaan sebuah benda atau kejadian tertentu walaupun benda atau kejadian itu berada di luar pandangan, pendengaran, atau jangkauan tangannya.

Dengan representasi mental anak memiliki kemampuan untuk mengembangkan deferred-imitation (peniruan yang tertunda) yakni kapasitas meniru perilaku orang lain yang sebelumnya pernah ia lihat untuk merespon lingkungan.

Seiring dengan munculnya kapasitas deferred-imitation ini muncul pula gejala insight-learning, yakni gejala belajar berdasarkan tilikan akal. Maksudnya anak mampu mengenal sesuatu mengandung masalah, lalu berpikir sesaat. Dan secara spontan mereka mampun memcahkan masalah versi anak-anak.

Pada Tahap operasioanl ini juga, seorang anak memperoleh kemampuan berbahasa. Mereka mampu menggunakan kata-kata yang benar dan mampu pula mengekspriskan kata-kata yang pendek tetapi efektif.

Skema kognitif anak masih terbatas bahwa pengamatan dan pemahaman anak terhadap situasi lingkungan yang ia tanggapi sangat dipengaruhi oleh watak egosentrisme. Maksudnya anak tersebut belum bisa memahami pandangan orang lain yang berbeda dengan pandangannya. Mereka memahami sesuatu berdasar keadaan objek yang dilihatnya.

TAHAP KONKRET-OPERATIONAL

Periode ini berlangsung dari 7 hingga 11 tahun. Pada periode konkret-operasional, anak memperoleh tambahan kemampuan yang disebut system of operations (satuan langkah berpikir). Kemampuan ini berfaedah bagi anak untuk mengkoordinasikan pemikiran dan idenya dengan peristiwa tertentu  ke dalam sistem pemikirannya sendiri.

Satuan langkah berpikir anak kelak akan menjadi dasar terbentuknya inteligensi intuitif. Inteligensi menurut Piaget, adalah proses, yang dalam hal ini berupa tahapan langkah opersional tertentu yang mendasari semua pemikiran dan pengetahuan manusia, disamping merupakan proses pembentukan pemahaman.

Sistem operasi kognitif pada tahap konkret operasioanl meliputi:
  1. conservation (konservasi/pengekalan) yakni kemampuan anak memahami aspek-aspek kumulatif materi, seperti volume dan jumlah.
  2. addition of class (Penambahan golongan benda) yakni kemampuan anak dalam memahami cara mengkombinasikan beberapa golongan benda yang dianggap berkelas lebih rendah, seperti mawar, dan melati, dan menghubungakannya dengan golongan benda yang lebih tinggi, seperti bunga.
  3. multiplication of classes (pelipatgandaan golongan benda) yakni kemampuan yang melibatkan pengetahuan mengenai cara mempertahankan dimensi-dimensi benda (seperti mawar merah, mawar putih, dan seterusnya).
Piaget menyimpulkan bahwa pemahaman terhadap aspek kuantitatif materi, pemahaman terhadap penambahan golongan benda, dan pemahaman terhadap pelipatgandaan golongan benda merupakan ciri khas perkembangan kognitif anak berusia 7-11 tahun. Namun tetap saja masih ada keterbatasan, mereka belum mampu berpikir sistematis mengenai benda-benda dan peristiwa-peristiwa yang konkret.

TAHAP FORMASI-OPERASIONAL

Tahap ini merupakan tahapan terakhir dari perkembangan kognitif anak menurut klasifikasi Jean Piaget. Tahap formasi-operasional berlangsung pada rentang usia 11 sampai 15 tahun.

Dalam perkembangan kognitif tahap akhir ini seorang remaja telah memiliki kemampuan mengkoordinasikan baik secara simultan (serentak) maupun berurutan dua ragam kemampuan kognitif, yaitu kapasitas menggunakan hipotesis dan kapasitas menggunakan prinsip-prinsip abstrak.

Dua macam kapasitas kognitif yang sangat berpengaruh terhadap kualitas skema kognitif itu tentu telah dimiliki pula oleh orang-orang dewasa. Oleh karenanya, seorang remaja pelajar yang telah berhasil menempuh proses perkembangan formal-operasional secara kognitif dapat dianggap telah mulai dewasa.

Seorang remaja pelajar yang telah mampu menjalani tahap perkembangan formal-opersional akan dapat memahami dan mengungkapkan prinsip-prinsip abstrak. Prinsip-prinsip tersembunyi ini, pada giliarannya akan dapat merubah perhatian-perhatian sehari-hari secara dramatis dengan pola yang terkadang sama sekali berbeda dari pola-pola perhatian sebelumnya.

Dengan prinsip-prinsip abstrak tersebut seorang remaja akan menulis masa depannya seperti ini, "Aku tahu bahwa aku sedang memikirkan masa depanku sendiri, lalu aku mulai berpikir tentang mengapa aku memikirkan masa depanku".

Penting bagi anda mengetahui, terutama bagi para calon guru dan guru profesional untuk menghindari persepsi yang naif bahwa teori perkembangan di atas pasti berlaku sepenuhnya terhadap diri para siswa.

Tahapan-tahapan perkembangan kognitif versi Piaget ini pada dasarnya, hanya merupakan garis besar yang berhubungan dengan kapasitas-kapasitas kognitif tertentu yang berkembang dalam diri siswa dari masa ke masa.

Artikel tentang tahapan perkembangan anak menurut Piaget ini, admin ringkas dari buku Psikologi Belajar yang ditulis oleh Muhibbin Syah. Semoga bermanfaat!




Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/09/2015